Turunkan Jenazah COVID-19 Mobil Ambulans di Situbondo Mogok, Petugas Kelelahan Mendorong
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ditagih Janji Nikah, Yusril Hajar dan Tuduh Kekasih Cantiknya PSK Online
Koordinator Kendaraan RSUD dr. Abdurrahem Situbondo, Sodiq mengakui kendaraan tersebut sudah sering kali mogok saat digunakan. "Mungkin saja karena kondisinya yang sudah tua, sehingga sering kali mogok," tuturnya.
Baca juga: Garang Saat Keroyok dan Rampas Ponsel, Pemuda Tebo Nangis Diringkus Tim Sultan
Kebutuhan mobil ambulans ini sangat mendesak, mengingat saat ini kondisi pasien COVID-19 , dan jenazah COVID-19 terus mengalami penambahan. Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama RSUD dr. Abdurrahem Situbondo, Roekmy mengaku, angka kematian pasien COVID-19 di Situbondo terbilang tinggi. "Selama Juli, tercatat ada 438 pasien COVID-19 meninggal dunia. Dalam sehari, jumlah kematian bisa mencapai puluhan," terangnya.
Koordinator Kendaraan RSUD dr. Abdurrahem Situbondo, Sodiq mengakui kendaraan tersebut sudah sering kali mogok saat digunakan. "Mungkin saja karena kondisinya yang sudah tua, sehingga sering kali mogok," tuturnya.
Baca juga: Garang Saat Keroyok dan Rampas Ponsel, Pemuda Tebo Nangis Diringkus Tim Sultan
Kebutuhan mobil ambulans ini sangat mendesak, mengingat saat ini kondisi pasien COVID-19 , dan jenazah COVID-19 terus mengalami penambahan. Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama RSUD dr. Abdurrahem Situbondo, Roekmy mengaku, angka kematian pasien COVID-19 di Situbondo terbilang tinggi. "Selama Juli, tercatat ada 438 pasien COVID-19 meninggal dunia. Dalam sehari, jumlah kematian bisa mencapai puluhan," terangnya.
(eyt)
Lihat Juga :