Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Perbaikan Jalan 317 Kilometer dengan Swadaya di Simalungun Raih MURI

loading...
Perbaikan Jalan 317 Kilometer dengan Swadaya di Simalungun Raih MURI
Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga dan Wakil Bupati Zonny Waldy menerima sertifikat rekor MURI perbaikan jalan dengan swadaya sepanjang 317 kilometer. SINDOnews/Ricky
SIMALUNGUN - Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga tak mau kalah dengan mantan bupati JR Saragih soal penghargaan. Perbaikan dan pembangunan jalan terpanjang dengan swadaya dalam 100 hari kepemimpinan Radiapoh-Zonny Waldy sukes meraih rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Selama 100 hari kerja RHS-Zonny Waldy pasca dilantik 26 April 2021 lalu, sepanjang 317 kilometer jalan di Kabupaten Simalungun berhasil diperbaiki dengan gotong royong.

Pada acara penyerahan sertifikat MURI, Kamis (5/8/2021), bupati Radiapoh didampingi wakil bupati Zonny Waldy mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU).

Bupati Radiapoh mengatakan program Marharoan Bolon tidak akan berhenti setelah meraih rekor MURI namun akan terus berjalan karena ketebatasan keuangan daerah.



"Marharoan Bolon tidak akan berhenti karena meraih rekor MURI namun akan terus berkelanjutan karena anggaran pembangunan daerah terbatas", ujar Radiapoh.

Pada era Bupati JR Saragih, MURI juga menyerahkan sertifkat atas kegiatan sidang pencatatan 1.130 akte kelahiran di atas kapal di Danau Toba yang dilaksanakan Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan yang kala itu dipimpin Albert Sinaga tahun 2012. Baca: Alami Empat Luka saat Coba Bunuh Diri, Ini Kondisi Terkini Ketua AKAR Jabar.

Kemudian acara buka Puasa bersama yang dihadiri 18 ribu massa pada tahun 2017 dan pemakaian ulos Sulappei pada acara Festival Danau Toba tahun 2019, MURI juga menyerahkan piagam kepada bupati JR Saragih. Baca Juga: Dihantam Angin dan Hujan, Rumah Warga di Pangandaran Ambruk Rata dengan Tanah.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top