Dampak Pandemi COVID-19, Menghantam Ekonomi Pewarta Foto
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, sisa responden menjabarkan dampak ekonomi yang mereka rasakan lainnya adalah penghapusan dan pemotongan jumlah Tunjangan Hari Raya (THR), penghapusan variable lain diluar gaji (tunjangan jabatan, uang makan, transportasi, asuransi, dll), peniadaan bonus tahunan, dan juga ada pula yang mengalami keterlambatan pembayaran gaji bulanan.
Selain pekerja kantoran, pewarto foto lepas juga turut merasakan dampak ekonomi ini. Sejumlah responden menjawab bahwa mereka mendapatkan keterlambatan dalam pembayaran jasa fotografi dan penundaan penugasan.
Di samping itu, pada masa pandemi ini, responden pewarta foto lepas lain turut menjawab bahwa saat ini susah sekali untuk mengirimkan karya-karya fotografinya, dikarenakan perusahaan yang menerima foto-foto itu juga sedang melakukan efisiensi keuangan, bahkan ada yang sudah memutuskan hubungan dengan para kontributornya.
Menanggapi hasil survei ini, Ketua PFI Pusat, Reno Esnir meminta kepada seluruh perusahaan pers untuk sebisa mungkin memenuhi hak-hak jurnalis foto. Ia juga berjanji akan membawa hasil survei ini ke Dewan Pers sebagai bahan pertimbangan rancangan pemberian stimulus kepada awak media dan perusahaan pers.
"PFI Pusat akan mengawal dan memperjuangkan nasib teman-teman pewarta foto selama masa pandemi ini. Selain memberi himbauan kepada perusahaan pers, kami (PFI Pusat) juga sudah berkoordinasi secara internal, dan kami juga telah memberikan bantuan langsung kepada yang bersangkutan. Sementara ini PFI Pusat akan mengutamakan dulu teman-teman yang paling parah terkena dampak ekonomi COVID-19 ini, baru setelah itu pelan-pelan yang lain akan kami bantu juga," ujar jurnalis LKBN Antara ini.
Selain pekerja kantoran, pewarto foto lepas juga turut merasakan dampak ekonomi ini. Sejumlah responden menjawab bahwa mereka mendapatkan keterlambatan dalam pembayaran jasa fotografi dan penundaan penugasan.
Di samping itu, pada masa pandemi ini, responden pewarta foto lepas lain turut menjawab bahwa saat ini susah sekali untuk mengirimkan karya-karya fotografinya, dikarenakan perusahaan yang menerima foto-foto itu juga sedang melakukan efisiensi keuangan, bahkan ada yang sudah memutuskan hubungan dengan para kontributornya.
Menanggapi hasil survei ini, Ketua PFI Pusat, Reno Esnir meminta kepada seluruh perusahaan pers untuk sebisa mungkin memenuhi hak-hak jurnalis foto. Ia juga berjanji akan membawa hasil survei ini ke Dewan Pers sebagai bahan pertimbangan rancangan pemberian stimulus kepada awak media dan perusahaan pers.
"PFI Pusat akan mengawal dan memperjuangkan nasib teman-teman pewarta foto selama masa pandemi ini. Selain memberi himbauan kepada perusahaan pers, kami (PFI Pusat) juga sudah berkoordinasi secara internal, dan kami juga telah memberikan bantuan langsung kepada yang bersangkutan. Sementara ini PFI Pusat akan mengutamakan dulu teman-teman yang paling parah terkena dampak ekonomi COVID-19 ini, baru setelah itu pelan-pelan yang lain akan kami bantu juga," ujar jurnalis LKBN Antara ini.
Lihat Juga :