Rafael Lulus Tes Calon Bintara Polri Tapi Namanya Dihapus, Akhirnya Diterima di Gelombang II Tahun 2022
Jum'at, 30 Juli 2021 - 20:18 WIB
loading...
Rafael calon siswa Bintara Polri yang dibatalkan kelulusannya akhirnya bernafas lega setelah Polda Sulawesi Utara mengambil kebijakan dengan mengakomodir namanya dalam penerimaan Casis Bintara Polri gelombang kedua tahun 2022. Foto iNews TV/Jefri L
A
A
A
MANADO - Rafael calon siswa Bintara Polri yang dibatalkan kelulusannya akhirnya bernafas lega setelah Polda Sulawesi Utara mengambil kebijakan dengan mengakomodir namanya dalam penerimaan Casis Bintara Polri gelombang kedua tahun 2022. Sebelumnya Rafael Malalangi, calon siswa Bintara Polri 2021 asal Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut) yang dinyatakan lulus tes seleksi namun kemudian namanya dihapus dari daftar kelulusan karena sesuatu hal.
Baca : Rafael Lulus Tes Calon Bintara Polri Tapi Namanya Dihapus, Ini Penjelasan Polda Sulut
Dalam keterangan pers di Ruang Catur Prasetya Mapolda Sulawesi Utara Jumat siang (30/7/2021) Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abast mengatakan, casis atas nama Rafael Malalangi diusulkan ke Kapolri untuk diakomodir sebagai Calon Bintara Polri dalam gelombang kedua tahun 2022.
"Casis Rafael Malalangi dapat diikutkan pada gelombang ke dua. Usulan ini sudah disetujui oleh Kapolri," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Jules Abraham Abast.
"Beliau (Kapolri) sudah menyetujui, dan mengakomodir untuk penambahan kuota 1 orang atas nama Rafael," timpal Abast.
Baca : Rafael Lulus Tes Calon Bintara Polri Tapi Namanya Dihapus, Ini Penjelasan Polda Sulut
Dalam keterangan pers di Ruang Catur Prasetya Mapolda Sulawesi Utara Jumat siang (30/7/2021) Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abast mengatakan, casis atas nama Rafael Malalangi diusulkan ke Kapolri untuk diakomodir sebagai Calon Bintara Polri dalam gelombang kedua tahun 2022.
"Casis Rafael Malalangi dapat diikutkan pada gelombang ke dua. Usulan ini sudah disetujui oleh Kapolri," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Jules Abraham Abast.
"Beliau (Kapolri) sudah menyetujui, dan mengakomodir untuk penambahan kuota 1 orang atas nama Rafael," timpal Abast.
Lihat Juga :