Gempar Oksigen Palsu di Tulungagung, Polda Jatim: Isinya Asli Kadarnya Rendah
Jum'at, 23 Juli 2021 - 14:05 WIB
loading...
Satgas Gakkum Aman Nusa II Polda Jawa Timur (Jatim) memastikan, temuan tabung oksigen di Tulungagung asli. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Keaslian oksigen yang beradar di Kabupaten Tulungagung, sempat menggemparkan warga. Namun dari hasil penyelidikan yang dilakukan Satgas Gakkum Aman Nusa II Polda Jawa Timur (Jatim), dan Polres Tulungagung, tabung tersebut berisi oksigen asli. Namun, kadarnya hanya 22,68 persen.
Baca juga: Satgas Oksigen Jabar Siaga Penuh Atasi Kondisi Darurat di Rumah Sakit
"Kami tegaskan di sini, bahwa oksigen yang viral di Tulungagung itu oksigennya asli, hanya kadarnya yang kurang," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko di Mapolda Jatim, Jumat (23/7/2021).
Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman menambahkan kadar oksigen untuk kepentingan medis 99,5%. Namun dalam tabung oksigen yang ditemukan di Tulungagung, diduga kadarnya di bawah standar. "Jadi bukan berisi oksigen palsu. Tapi oksigen untuk medis itu memiliki kadar 99,5%. Temuan kami, oksigen di tabung tersebut kadarnya di bawah 99,5%," terangnya.
Baca juga: Surabaya Gempar, Pemilik Toko di Pasar Kapasan Tewas Bersimbah Darah
Dia mengungkapkan, akibat kadar oksigennya yang di bawah standar ini, membuat ikan di dalam plastik yang diisi oksigen menjadi lemas. Bahkan, beberapa ikan mati. Oksigen yang dipakai peternak ikan Koi Tulungagung yang kemudian mati itu, kata dia, berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, pada 17 Juli 2021.
Baca juga: Satgas Oksigen Jabar Siaga Penuh Atasi Kondisi Darurat di Rumah Sakit
"Kami tegaskan di sini, bahwa oksigen yang viral di Tulungagung itu oksigennya asli, hanya kadarnya yang kurang," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko di Mapolda Jatim, Jumat (23/7/2021).
Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman menambahkan kadar oksigen untuk kepentingan medis 99,5%. Namun dalam tabung oksigen yang ditemukan di Tulungagung, diduga kadarnya di bawah standar. "Jadi bukan berisi oksigen palsu. Tapi oksigen untuk medis itu memiliki kadar 99,5%. Temuan kami, oksigen di tabung tersebut kadarnya di bawah 99,5%," terangnya.
Baca juga: Surabaya Gempar, Pemilik Toko di Pasar Kapasan Tewas Bersimbah Darah
Dia mengungkapkan, akibat kadar oksigennya yang di bawah standar ini, membuat ikan di dalam plastik yang diisi oksigen menjadi lemas. Bahkan, beberapa ikan mati. Oksigen yang dipakai peternak ikan Koi Tulungagung yang kemudian mati itu, kata dia, berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, pada 17 Juli 2021.
Lihat Juga :