COVID-19 Menggila, Papua Nugini Abaikan Nota Diplomatik RI soal Pintu Perbatasan
Senin, 26 Juli 2021 - 21:40 WIB
loading...
Rencana pembukaan pintu gerbang perbatasan RI-Papua Nugini di Skouw Wutung, Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Papua kembali diundur. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAYAPURA - Rencana pembukaan pintu gerbang perbatasan RI- Papua Nugini (PNG) di Skouw Wutung, Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Papua yang sedianya dibuka pada 21 Juli kembali diundur.
Baca juga: Cegah Pemilih Bodong, KPU Wajibkan Pemilih PSU Nabire 28 Juli Bawa E-KTP
"Awalnya kedua pemerintah yang sebelumnya sepakat pembukaan pintu perbatasan pada 21 Juni, lalu diundur ke tanggal 21 Juli 2021. Tapi karena terjadi kenaikan angka kasus COVID-19 maka masih menunggu pihak pemerintah PNG," kata Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN) Provinsi Papua, Papua Suzana Wanggai kepada Sindonews.com, Senin (26/07/2021).
Baca juga: Mengenal Akidi Tio, Sosok yang Sumbang Dana Rp2 Triliun untuk Penanganan COVID-19
Ia mengatakan kesepakatan yang pertama tersebut belum dapat terlaksana karena beberapa hal. "Diantaranya Pemerintah Indonesia masih menunggu nota diplomatik dari Pemerintah Papua Nugini maka pintu perbatasan masih ditutup total," ujarnya.
Baca juga: Cegah Pemilih Bodong, KPU Wajibkan Pemilih PSU Nabire 28 Juli Bawa E-KTP
"Awalnya kedua pemerintah yang sebelumnya sepakat pembukaan pintu perbatasan pada 21 Juni, lalu diundur ke tanggal 21 Juli 2021. Tapi karena terjadi kenaikan angka kasus COVID-19 maka masih menunggu pihak pemerintah PNG," kata Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN) Provinsi Papua, Papua Suzana Wanggai kepada Sindonews.com, Senin (26/07/2021).
Baca juga: Mengenal Akidi Tio, Sosok yang Sumbang Dana Rp2 Triliun untuk Penanganan COVID-19
Ia mengatakan kesepakatan yang pertama tersebut belum dapat terlaksana karena beberapa hal. "Diantaranya Pemerintah Indonesia masih menunggu nota diplomatik dari Pemerintah Papua Nugini maka pintu perbatasan masih ditutup total," ujarnya.
Lihat Juga :