Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Bulukumba Mulai Dilakukan

Minggu, 25 Juli 2021 - 15:45 WIB
loading...
Pembelajaran Tatap Muka...
Pembelajaran tatap muka di Bulukumba mulai diberlakukan pada Senin, (26/07/2021). Foto: Sindonews/dok
A A A
BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba , mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang bakal dimulai, Senin (26/7/2021) besok.

Sebelumnya, agenda PTM ini sudah beberapa kali tertunda. Namun kali ini, PTM sudah dipastikan bakal dilaksanakan. Setelah Bupati Bulukumba, HA Muchtar Ali Yusuf mengizinkan, pertanggal 23 Juli 2021.

Dalam surat edaran dengan bernomor 188.6/1299/DIKBUD tentang pelaksanaan PTM terbatas pada satuan pendidikan di masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pemkab Bulukumba Akan Bantu Eks Pekerja Migran Dapat Modal Usaha

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulukumba , Ahmad Djanuaris, membenarkan hal tersebut. Ia mengakui akan mulai menjalankan PTM berdasarkan surat edaran Bupati Bulukumba.

"Iya PTM akan mulai dilakukan dengan beberapa ketentuan sesuai dengan edaran bupati," kata Ahmad Djanuaris.

Hanya saja kata dia, belajar tatap muka kali ini berbeda dengan sebelum pandemi Covid-19. Di mana PTM kali ini dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes).

“Dalam pembelajaran tatap muka terbatas ini, semuanya sudah diatur. Termasuk semua tenaga pendidik harus sudah mengikuti vaksinasi secara lengkap dan dibuktikan dengan sertifikat vaksin," jelasnya.

Bahkan, dirinya menjelaskan peserta didik harus mendapatkan persetujuan dari orang tua atau walinya. “Peserta didik harus juga punya persetujuan orang tua, dan juga orangtuapun harus bersedia untuk mengantar dan menjemput demi memastikan peserta didik tidak berkeliaran," tambahnya.

Selain itu, satuan pendidikan harus menyiapkan sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan.

Baca Juga: Warga Bantaeng dan Bulukumba Dapat Bantuan Beras Selama PPKM

“Sekolah-sekolah diwajibkan untuk menyiapkan prasarana pendukung protokoler kesehatan, seperti menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun dan air yang mengalir," jelasnya.

Sementara itu, untuk peserta didik, diwajibkan untuk tidak berkerumun dan selalu menggunakan masker.

“Pada saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini, semua peserta didik wajib pakai masker dan maksimal belajar hanya 3 jam di sekolah. Bahkan peserta didik dibagi 2 setiap kelas jika jumlahnya melebihi 20 orang dalam 1 kelas," pungkasnya.

Baca Juga: Guru Ngaji dan Imam Masjid Terima Gaji dari Tunjangan Jabatan Bupati Bulukumba

Sekadar informasi, PTM ini hanya berlaku bagi sekolah yang berada pada zona hijau dan kuning . Sementara untuk sekolah yang berada pada zona merah dan orange masih ditunda.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas! 20 Siswa dan Guru...
Awas! 20 Siswa dan Guru di Gunungkidul Terpapar Covid-19
Waspada! 3 Kasus Baru...
Waspada! 3 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di Gunungkidul saat Kegiatan PTM di Sekolah
Pandemi Melandai, PTM...
Pandemi Melandai, PTM di Kota Bandung Digelar 100 Persen
Husairi Abdi Ajak Insan...
Husairi Abdi Ajak Insan Pendidik di Hulu Sungai Utara Terus Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Masuk Sekolah di Jabar...
Masuk Sekolah di Jabar 12 Mei 2022, Siswa-Tenaga Pendidik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik
Tren Positif COVID-19...
Tren Positif COVID-19 Terus Turun, Disdik Optimistis KBM Bisa 100% Usai Lebaran
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Unpad Gelar Pembelajaran...
Unpad Gelar Pembelajaran Tatap Muka di Semester Genap
Rekomendasi
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved