Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Blitar Gempar, Laki-laki yang Meninggal di Pasar Wage Positif COVID-19

loading...
Blitar Gempar, Laki-laki yang Meninggal di Pasar Wage Positif COVID-19
Subur (50) warga Kelurahan Pakunden, Sukorejo, Kota Blitar ditemukan meninggal dunia di kompleks Pasar Wage. Hasil swab antigen diketahui almarhum positif COVID-19. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
BLITAR - Seorang laki-laki yang diketahui bernama Subur (50) warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar ditemukan meninggal dunia di komplek Pasar Wage. Jenazah yang dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, sempat dilakukan swab antigen. Hasilnya, Subur dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.
Baca juga: Enggan Tobat, Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi Rumahan Milik Samto di Bali

"Hasil rapid antigen positif," ujar Staff Humas Polres Blitar Kota Aipda Supriyadi kepada wartawan Kamis (22/7/2021). Di lingkungan Pasar Wage Kota Blitar, Subur dikenal sebagai pekerja serabutan. Ia sering terlihat berada di pos parkir kendaraan. Kematian Subur yang berlangsung tiba-tiba tersebut sontak menghebohkan.

Baca juga: Kejaksaan Tetapkan Ketum Kadin Jabar Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp1,7 Miliar

Sebab sehari sebelumnya Rabu (21/7/2021), yang bersangkutan masih terlihat mondar-mandir. Di hari yang sama, Subur juga masih mengendarai sepeda motor miliknya. "Pada malamnya terlihat di warung memesan teh hangat," terang Supriyadi. Saat itu kondisi Subur memang terlihat kurang sehat.

Usai dari warung, yang bersangkutan langsung menuju pos parkir. Di atas kursi yang berada dalam pos, Subur tidur-tiduran. Posisinya telentang. Pada Kamis (22/7/2021) yang bersangkutan ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Dalam pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda bekas kekerasan.

Informasi yang dihimpun, selama ini Subur mengidap penyakit hipertensi. Di dalam tas milik yang bersangkutan, petugas juga mendapati sejumlah obat-obatan. Diantaranya obat influenza. Dengan hasil swab test antigen positif COVID-19, proses pemakaman Subur diterapkan protokol kesehatan.



Dalam waktu dekat, petugas juga akan melakukan tracing yang diikuti testing di lingkungan Pasar Wage. "Ini sebagai antisipasi terjadinya penyebaran COVID-19," pungkas Supriyadi.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top