Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Polisi Bubarkan Resepsi Pernikahan di Tengah PPKM Darurat di Medan

loading...
Polisi Bubarkan Resepsi Pernikahan di Tengah PPKM Darurat di Medan
Polisi membubarkan acara resepsi pernikahan di Rungkut, Surabaya. Begitu juga resepsi pernikahan di Medan karena menimbulkan kerumumunan. Foto: Dok/SINDONews
MEDAN - Petugas gabungan dari kepolisian sektor (Polsek) Percut Seituan bersama muspika Kecamatan Medan Tembung membubarkan resepsi pernikahan yang nekat digelar di tengah PPKM Darurat di kawasan Jalan Suluh, Kecamatan Medan Tembung, Medan, Minggu (18/7/2021) siang.

Petugas juga menghentikan organ tunggal yang memeriahkan acara resepsi pernikahan tersebut.

Baca juga: Ugal-ugalan Saat Naik Motor, 2 Pemotor Tabrak Lansia hingga Sekarat

Petugas menghimbau kepada warga agar menaati peraturan pemerintah tentang pemberlakukan pembatas kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Petugas meminta kepada panitia acara untuk menerima tamu dengan cara tidak bersalaman, tidak melayani makan di tempat melainkan dibungkus dan tetap menggunakan masker.

“Penghentian acara resepsi pernikahan ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran COVID 19 dan tidak menimbulkan klaster baru penyebaran COVID-19,” kata Kapolsek Percut Seituan, AKP Janpiter Napitupulu.

Baca juga: Belasan Terapis Cantik Diciduk saat Digerebek Ada yang Telanjang



Resepsi pernikahan ini pun langsung dikawal ketat petugas hingga para tamu yang sempat datang pulang.

Razia juga dilanjutkan ke sejumlah toko perhiasan di Jalan Aksara yang masih membandel yang masih membuka dan melayanin pembeli saat PPKM Darurat.

Petugas gabungan menutup paksa toko perhiasan yang membandel setelah diberi himbauan dimassa ppkm darurat diberlakukan.

Baca juga: PPKM Darurat di Kota Medan, Petugas Gabungan Jaga Ketat Pelabuhan Belawan



Petugas juga menghimbau kepada pemilik toko untuk tidak buka sampai batas waktu yang belum ditentukan apabila tetap membandel petugas akan berkoordinasi dengan pihak pemerintahan setempat untuk menindak tegas dan akan menyegel toko tersebut.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top