Ratusan Warga Binaan Rutan Makassar Disuntik Vaksin Covid-19
Sabtu, 17 Juli 2021 - 16:39 WIB
loading...
Warga binaan Rutan Makassar menerima suntikan vaksin Covid-19, Sabtu (17/7). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Rutan Kelas I Makassar memulai penyuntikan vaksin Covid-19 dosis pertama kepada ratusan warga binaan dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung di lapangan dalam Rutan, Sabtu (17/7) sejak pukul 09.00 -15.00 Wita.
Kepala Rutan Kelas I Makassar , Sulistyadi berharap, dengan vaksinasi ini warga binaan bisa terproteksi dengan baik dari penyebaran Covid-19.
Baca juga:286 WBP Lapas Kota Makassar Disuntik Vaksin Covid-19
"Kami selaku petugas sudah melaksanakan vaksinasi, jadi selain penerapan protokol kesehatan yang ketat, kami mengoptimalkan pengendalian penyebaran Covid-19 ini dengan memberikan vaksinasi terhadap warga binaan," ujarnya.
Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Darmansyah menyebut, total vaksin yang disediakan untuk tahap pertama 500 botol, namun tidak semua tersalurkan karena beberapa warga binaan ada yang memiliki riwayat penyakit.
"Kami juga mengundang keluarga dari petugas, dan berdasarkan data terakhir total yang berhasil melakukan vaksinasi sebanyak 467 orang dengan rincian 367 warga binaan dan 100 petugas Rutan dan keluarganya. Adapun yang ditolak sebanyak 8 orang karena memiliki riwayat penyakit," jelasnya.
Baca juga:Polres Pangkep Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga
Darmansyah mengatakan, untuk tahap selanjutnya akan menggandeng Kodam Hasanuddin. Namun sebelumnya akan dilakukan pendataan NIK warga binaan terlebih dahulu.
"Insyaallah dalam waktu dekat akan melaksanakan vaksinasi gelombang kedua. Mengingat jumlah warga binaan Rutan Makassar saat ini sebanyak 1.555 orang, dan kami upayakan semua mendapatkan vaksin. Untuk kelengkapan persyaratan administrasi kami akan melakukan pendataan dan koordinasi dengan Dinas Dukcapil terkait NIK warga binaan," tuturnya.
Baca juga:Kasus Melonjak, Sulsel Berpotensi Masuk Zona Rawan
Sementara itu, Koordinator Klinik DR Saharjo Rutan Makassar berharap, dengan pelaksanaan vaksinasi ini,kekebalan kelompok bisa tercapai, serta warga binaan tidak takut vaksin, bahkan memotivasi temannya yang lain.
"Alhamdulillah, sejauh ini belum ada keluhan dari penerima vaksin. Meski demikian kami akan terus memfollow-up perkembangan kondisi warga binaan pasca vaksinasi," ujarnya.
Kepala Rutan Kelas I Makassar , Sulistyadi berharap, dengan vaksinasi ini warga binaan bisa terproteksi dengan baik dari penyebaran Covid-19.
Baca juga:286 WBP Lapas Kota Makassar Disuntik Vaksin Covid-19
"Kami selaku petugas sudah melaksanakan vaksinasi, jadi selain penerapan protokol kesehatan yang ketat, kami mengoptimalkan pengendalian penyebaran Covid-19 ini dengan memberikan vaksinasi terhadap warga binaan," ujarnya.
Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Darmansyah menyebut, total vaksin yang disediakan untuk tahap pertama 500 botol, namun tidak semua tersalurkan karena beberapa warga binaan ada yang memiliki riwayat penyakit.
"Kami juga mengundang keluarga dari petugas, dan berdasarkan data terakhir total yang berhasil melakukan vaksinasi sebanyak 467 orang dengan rincian 367 warga binaan dan 100 petugas Rutan dan keluarganya. Adapun yang ditolak sebanyak 8 orang karena memiliki riwayat penyakit," jelasnya.
Baca juga:Polres Pangkep Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga
Darmansyah mengatakan, untuk tahap selanjutnya akan menggandeng Kodam Hasanuddin. Namun sebelumnya akan dilakukan pendataan NIK warga binaan terlebih dahulu.
"Insyaallah dalam waktu dekat akan melaksanakan vaksinasi gelombang kedua. Mengingat jumlah warga binaan Rutan Makassar saat ini sebanyak 1.555 orang, dan kami upayakan semua mendapatkan vaksin. Untuk kelengkapan persyaratan administrasi kami akan melakukan pendataan dan koordinasi dengan Dinas Dukcapil terkait NIK warga binaan," tuturnya.
Baca juga:Kasus Melonjak, Sulsel Berpotensi Masuk Zona Rawan
Sementara itu, Koordinator Klinik DR Saharjo Rutan Makassar berharap, dengan pelaksanaan vaksinasi ini,kekebalan kelompok bisa tercapai, serta warga binaan tidak takut vaksin, bahkan memotivasi temannya yang lain.
"Alhamdulillah, sejauh ini belum ada keluhan dari penerima vaksin. Meski demikian kami akan terus memfollow-up perkembangan kondisi warga binaan pasca vaksinasi," ujarnya.
(luq)
Lihat Juga :