Dana CSR Perusahaan Diminta Bisa Fokus Sejahterakan Warga Maros
Sabtu, 17 Juli 2021 - 08:34 WIB
loading...
Bupati Maros Suhartina Bohari saat memimpin rapat Forum CSR. Foto: Istimewa
A
A
A
MAROS - Dana Corporate Social Responsibility (CSR), diharap bisa fokus untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Maros .
Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari mengatakan, pihaknya meminta kepada perusahaan-perusahaan yang berada di Maros untuk menggelontorkan CSR untuk kesejahteraan warga.
Baca Juga: Pemkab Maros Izinkan Pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid
Hal ini disampaikan oleh Suhartina saat menggelar rapat dengan forum CSR Maros beberapa waktu lalu di Ruang Rapat Wakil Bupati.
Ia mengatakan, CSR harusnya dapat memberi sumbangsih dalam pembangunan di Maros. Selama ini program CSR perusahaan-perusahaan menyalurkan CSR atas nama masing-masing dan kurang tepat sasaran sehingga tidak semua masyarakat dapat merasakan program CSR tersebut.
Bahkan saat ada bencana, perusahaan hanya memberi bantuan berupa mie instan padahal kebutuhan pasca bencana jauh lebih penting.
“Kita mau, program CSR perusahaan di Maros 80 persen disalurkan melalui forum CSR sehingga bantuan tersebut kelihatan dan tepat sasaran. Misalnya, perusahaan hanya fokus di daerah yang dekat lokasi perusahaan maka kecamatan yang tidak ada perusahaan didaerahnya tidak dapat merasakan program CSR tersebut," katanya.
Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari mengatakan, pihaknya meminta kepada perusahaan-perusahaan yang berada di Maros untuk menggelontorkan CSR untuk kesejahteraan warga.
Baca Juga: Pemkab Maros Izinkan Pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid
Hal ini disampaikan oleh Suhartina saat menggelar rapat dengan forum CSR Maros beberapa waktu lalu di Ruang Rapat Wakil Bupati.
Ia mengatakan, CSR harusnya dapat memberi sumbangsih dalam pembangunan di Maros. Selama ini program CSR perusahaan-perusahaan menyalurkan CSR atas nama masing-masing dan kurang tepat sasaran sehingga tidak semua masyarakat dapat merasakan program CSR tersebut.
Bahkan saat ada bencana, perusahaan hanya memberi bantuan berupa mie instan padahal kebutuhan pasca bencana jauh lebih penting.
“Kita mau, program CSR perusahaan di Maros 80 persen disalurkan melalui forum CSR sehingga bantuan tersebut kelihatan dan tepat sasaran. Misalnya, perusahaan hanya fokus di daerah yang dekat lokasi perusahaan maka kecamatan yang tidak ada perusahaan didaerahnya tidak dapat merasakan program CSR tersebut," katanya.
Lihat Juga :