Jadi Shelter COVID-19, Mardliyyah Islamic Center UGM Tampung 269 Bed
Jum'at, 16 Juli 2021 - 22:47 WIB
loading...
A
A
A
Panut mengatakan, MIC sebagai shelter penanganan COVID-19 dengan fasilitas yang memadai didukung sejumlah alumni dan donatur. Pasien COVID-19 yang menjalani isolasi akan dipantau oleh tenaga kesehatan yang ditempatkan di shelter tersebut.
"Pasien yang dapat melakukan isolasi mandiri di fasilitas ini tidak terbatas pada sivitas UGM, namun juga masyarakat umum yang dirujuk melalui fasilitas kesehatan," ujarnya.
Sementara Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Eniarti menjelaskan bahwa shelter MIC UGM ini akan membantu rumah sakit dalam merawat pasien COVID-19. Sehingga kamar perawatan di rumah sakit dapat digunakan oleh pasien bergejala sedang dan berat yang membutuhkan penanganan lebih intensif.
"Shelter ini akan digunakan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Pegawai RSUP Dr Sardjito. Sehingga fasilitas yang ada sangat bermanfaat bagi RSUP Dr. Sardjito untuk memberikan pelayanan yang lebih baik," ujarnya.
"Pasien yang dapat melakukan isolasi mandiri di fasilitas ini tidak terbatas pada sivitas UGM, namun juga masyarakat umum yang dirujuk melalui fasilitas kesehatan," ujarnya.
Sementara Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Eniarti menjelaskan bahwa shelter MIC UGM ini akan membantu rumah sakit dalam merawat pasien COVID-19. Sehingga kamar perawatan di rumah sakit dapat digunakan oleh pasien bergejala sedang dan berat yang membutuhkan penanganan lebih intensif.
"Shelter ini akan digunakan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Pegawai RSUP Dr Sardjito. Sehingga fasilitas yang ada sangat bermanfaat bagi RSUP Dr. Sardjito untuk memberikan pelayanan yang lebih baik," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :