Gandeng TNI, Pemprov Sumsel Mulai Optimasi dan Intensifikasi Pertanian
Kamis, 15 Juli 2021 - 17:55 WIB
loading...
A
A
A
Dalam program ini, Kementerian Pertanian mengucurkan dana hingga Rp306 miliar untuk optimasi lahan pertanian dan Rp152 miliar untuk intensifikasi lahan. Baca juga: Lahan Pertanian di Jatim Terbesar, Pengamat Puji Insiatif Gubernur Khofifah
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, perhatian dari Kementan tersebut buah dari kerja keras Sumsel yang menerapkan food estate dalam upaya meningkatkan produksi beras."Kita bersyukur karena Sumsel menjadi perhatian utama dan mendapat keistimewaan. Kita tidak sendiri, dalam program ini kita didukung oleh TNI," jelasnya.
Dengan bantuan TNI ini, kata Deru, tentunya akan lebih meningkatkan kedisiplinan dalam waktu pengolahan, pemupukan, pembagian air dengan target dapat meningkatkan produksi beras di Sumsel."Kita yakin dengan cara ini maka produksi beras di Sumsel yang semula masuk lima besar bisa lebih meningkat lagi. Target kita, produksi bisa mencapai 5,1 juta ton GKG nantinya," kata dia. Baca juga: 3 Tahun Mangkrak, Proyek Plaza Cinde Diambilalih Pemprov Sumsel
Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji mengatakan, pihaknya akan menggerakkan semua anggotanya di tingkat Kodam, Korem, Kodim hingga Babinsa untuk optimasi dan intensifikasi lahan pertanian."Kita membantu secara teknis maupun operasional di lapangan. Sehingga kita membantu apa yang dibutuhkan masyarakat. Sasarannya untuk meningkatkan produksi pangan di Sumsel," kata Jauhari.
Danrem 044 Gapo itu juga menjelaskan, pihaknya akan turun bersama Dinas Pertanian dalam hal teknis di lapangan. "Targetnya hingga tahun ini bisa selesai. Mulai dari pembukaan lahan baru, intensifikasi lahan dan semua hal teknis yang dibutuhkan petani di lapangan. Jadi personil kita ini diterjunkan ke daerah-daerah yang fokus pada program food estate ini," jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, perhatian dari Kementan tersebut buah dari kerja keras Sumsel yang menerapkan food estate dalam upaya meningkatkan produksi beras."Kita bersyukur karena Sumsel menjadi perhatian utama dan mendapat keistimewaan. Kita tidak sendiri, dalam program ini kita didukung oleh TNI," jelasnya.
Dengan bantuan TNI ini, kata Deru, tentunya akan lebih meningkatkan kedisiplinan dalam waktu pengolahan, pemupukan, pembagian air dengan target dapat meningkatkan produksi beras di Sumsel."Kita yakin dengan cara ini maka produksi beras di Sumsel yang semula masuk lima besar bisa lebih meningkat lagi. Target kita, produksi bisa mencapai 5,1 juta ton GKG nantinya," kata dia. Baca juga: 3 Tahun Mangkrak, Proyek Plaza Cinde Diambilalih Pemprov Sumsel
Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji mengatakan, pihaknya akan menggerakkan semua anggotanya di tingkat Kodam, Korem, Kodim hingga Babinsa untuk optimasi dan intensifikasi lahan pertanian."Kita membantu secara teknis maupun operasional di lapangan. Sehingga kita membantu apa yang dibutuhkan masyarakat. Sasarannya untuk meningkatkan produksi pangan di Sumsel," kata Jauhari.
Danrem 044 Gapo itu juga menjelaskan, pihaknya akan turun bersama Dinas Pertanian dalam hal teknis di lapangan. "Targetnya hingga tahun ini bisa selesai. Mulai dari pembukaan lahan baru, intensifikasi lahan dan semua hal teknis yang dibutuhkan petani di lapangan. Jadi personil kita ini diterjunkan ke daerah-daerah yang fokus pada program food estate ini," jelasnya.
(don)
Lihat Juga :