Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tangis Pecah di Gresik, Fahrudin Meninggal Akibat Kelelahan Urus Jenazah Istrinya

loading...
Tangis Pecah di Gresik, Fahrudin Meninggal Akibat Kelelahan Urus Jenazah Istrinya
Proses pemakaman Fahrudin di TPU Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan
GRESIK - Duka mendalam dirasakan warga Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Fahrudin meninggal dunia , sehari setelah istri dan anak dalam kandungannya meninggal dunia. Diduga, almarhum meninggal setelah kelelahan mengurus istrinya.

Baca juga: Tragis! Kesulitan Mencari Kamar ICU, Ibu Hamil di Gresik Meninggal Bersama Janin di Kandungan

Fahrudin sempat pontang-panting mengurus istrinya yang kondisinya kritis, dan tak mendapatkan ruangan ICU di rumah sakit. Bahkan dia juga ikut mengantarkan pemakaman istrinya ke tempat pengistirahatan terakhir pada Rabu (14/7/2021).





Kemudian, Kamis (15/7/2021) dini hari, Fahrudin secara mengejutkan dikabarkan meninggal pada pukul 01.30 WIB. Kabar ini membuat geger masyarakat, karena suami istri itu meninggal dalam selang satu hari. Ditambah kedua almarhum meninggalkan satu anak laki-laki yang kini menjadi yatim piatu.

Baca juga: Palsukan Sertifikat Vaksinasi COVID-19, 6 Relawan Vaksinasi Massal Diringkus Polisi

Kepala Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Bahrul Ghofar mengatakan, sebelum dikabarkan meninggal almarhum sempat video call dengan Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani. Dalam video call tersebut, Yani meminta maaf dan menguatkan almarhum.

"Malamnya itu almarhum juga ditemui Pak RT, diajak ngobrol sampai pukul 01.00 WIB, ternyata Allah berkehendak lain, setengah jam dari itu beliau sudah tidak ada ," jelasnya, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Kurang Sehari, Rencana Resepsi di Gresik Batal Digelar Usai Didatangi Satgas COVID-19

Kedua almarhum diketahui meninggalkan satu anak bernama Achmad Fakhrur Rozi yang berusia 11 tahun. Ia menjadi yatim piatu dalam tiga hari. Kini, bocah kelas 4 SD itu tinggal sendirian di rumah. "Rencana ke depan, Rozi akan tinggal bersama saudara orang tuanya. Mengingat kakek dan neneknya juga sudah berusia lanjut," katanya.



Sebelumnya, janin yang dikandung Mazrotul meninggal pada Selasa (13/7/2021). Kemudian Mazrotul meninggal dalam kondisi mengandung Rabu (14/7/2021), dan suaminya Fakhrudin meninggal pada Kamis (15/7/2021) dini hari.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top