New Normal Jabar, Kang Emil: Ada Sanksi bagi Pelanggar Aturan

Rabu, 27 Mei 2020 - 16:25 WIB
loading...
A A A
"Jadi jangan dikotomikan antara tempat ibadah dan tempat usaha atau di mana. Yang jelas, virus itu ada di kerumunan. Kerumunan itu kan macem-macem, ada kerumunan ibadah, belanja, sekolah, arisan. Selama jaga jarak di normalitas baru, maka semua diizinkan, jadi ibadah juga kami izinkan," tutur Gubernur.

Saat ini, ungkap Kang Emil, Polda Jabar dan Kodam III/Siliwangi tengah memetakan dan menghitung jumlah personel dengan tempat-tempat yang harus dikawal selama masa transisi dan adaptasi new normal.

Kang Emil mengungkapkan, selama normalitas baru Pemprov Jabar akan fokus ke pengetesan. Gubernur sebagai Ketau Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, telah memerintahkan tim pelacakan dan pengetesan segera mengisi ambulans itu dengan rapid test.

"Nanti ambulans mendatangi acara kawinan kemudian mengambil sampling. Mendatangi yang lagi ibadah, sampling. Kira-kira begitu. Sampai suatu hari, sampling-sampling ini ternyata negatif, keramaian dan kerumunan bisa diatur, hiduplah kita di suasana baru. Tetap tidak nyaman tapi menunggu obat dan vaksin datang, itulah yang harus bisa kita lakukan, adaptasi. Itu skenario Jabar selalu ilmiah dalam mengambil keputusan," pungkas Kang Emil.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Mendagri Minta Warga...
Mendagri Minta Warga Direlokasi dan Reboisasi Kawasan Rawan Longsor di Cisarua Bandung
Banjir Rob Terjang Indramayu,...
Banjir Rob Terjang Indramayu, 1.512 Rumah Warga Terendam
Minta Pemprov Jabar...
Minta Pemprov Jabar Tutup Judol, Kemenko Polkam: Ada 2,6 Juta Pemain
Soal Pembatasan Truk...
Soal Pembatasan Truk AMDK di Jabar2026, Pengamat: Roadmap Kemenko Infrastruktur 2027
Muhammadiyah Desak Pemprov...
Muhammadiyah Desak Pemprov Jabar Bertanggung Jawab atas Serangan Digital terhadap Neni Nur Hayati
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
KPK Hibahkan Tanah dan...
KPK Hibahkan Tanah dan Bangunan Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
KPK Panggil Ridwan Kamil...
KPK Panggil Ridwan Kamil Terkait Kasus BJB Hari Ini
Rekomendasi
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved