Ratusan Pasien COVID-19 di Jabar Meninggal saat Isoman, Ini Faktor Pemicunya
Selasa, 13 Juli 2021 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Arif memaparkan, dari 450 kasus kematian pasien COVID-19 saat isoman di Indonesia, 160 pasien di antaranya merupakan warga Jabar. "Kota Bekasi merupakan kota dengan laporan kasus paling banyak, yakni 81 kasus, sedangkan di tingkat kabupaten ada Kabupaten Sleman dengan total 44 kasus," sebutnya.
Menurut Arif, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan pasien COVID-19 meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri, di antaranya karena tidak terpantau dan terlambat mendapatkan penanganan medis akibat penuhmya rumah sakit oleh pasien COVID-19.
"Rata rata, pasien isoman yang meninggal anggota keluarganya juga positif, sehingga kesulitan untuk memperhatikan satu sama lain," ungkapnya.
Faktor penyebab lainnya, ungkap dia, yakni
karena pasien yang memang enggan mendapatkan penanganan pihak rumah sakit dengan berbagai alasan.
Dia menilai, kondisi tersebut sudah sangat memprihatinkan. Bahkan, kata Arif, pasien COVID-19 diketahui tengah menjalani isoman setelah meninggal dunia. "Sebagian pasien menganggap (COVID-19) sakit biasa (cenderung denial), sehingga terlambat diperiksa dan baru dikonfirmasi positif setelah meninggal," jelasnya.
Menurut Arif, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan pasien COVID-19 meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri, di antaranya karena tidak terpantau dan terlambat mendapatkan penanganan medis akibat penuhmya rumah sakit oleh pasien COVID-19.
"Rata rata, pasien isoman yang meninggal anggota keluarganya juga positif, sehingga kesulitan untuk memperhatikan satu sama lain," ungkapnya.
Faktor penyebab lainnya, ungkap dia, yakni
karena pasien yang memang enggan mendapatkan penanganan pihak rumah sakit dengan berbagai alasan.
Dia menilai, kondisi tersebut sudah sangat memprihatinkan. Bahkan, kata Arif, pasien COVID-19 diketahui tengah menjalani isoman setelah meninggal dunia. "Sebagian pasien menganggap (COVID-19) sakit biasa (cenderung denial), sehingga terlambat diperiksa dan baru dikonfirmasi positif setelah meninggal," jelasnya.
Lihat Juga :