CPNS 2021, Dokter Spesialis Ortopedi Lowong Peminat di Maros
Senin, 12 Juli 2021 - 21:28 WIB
loading...
Sejumlah CPNS saat mengikuti SKD di Kota Makassar tahun 2020 lalu. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAROS - Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros menyampaikan update jumlah pendaftar CPNS, PPPK dan PPPK nonguru pada Senin (12/7/2021).
Kepala BKPSDM Kabupaten Maros, Suriana Bohari mengatakan, hingga hari ini jumlah pendaftar telah mencapai 1.055 orang. Suriana menjelaskan, dari 1.055 orang tersebut terdiri dari pendaftar tenaga guru, kesehatan dan teknis.
Baca juga:Siapkan Lamaran! Kementerian Pak Luhut Kemenko Marves Buka Lowongan CPNS 2021
"1.055 pendaftar tersebut, terdiri dari tenaga guru sudah 572 orang, tenaga kesehatan 383 orang, tenaga teknis 100 orang," ucapnya.
Suriana mengatakan, formasi yang sampai saat ini belum memiliki pendaftar adalah teknisi transfusi darah dan dokter spesialis ortopedi.
"Selain itu, posisi terapis gigi dan mulut juga masih sedikit pendaftarnya. Sampai hari ini bahkan baru baru empat orang," terangnya.
Baca juga:Kemenhub Buka Formasi CASN Mulai Jenjang SMA
Sementara formasi dengan pendaftar terbanyak adalah guru kelas dan bidan. PPPK guru yang paling banyak itu guru kelas. Untuk umum, paling banyak bidan dengan jumlah 643.
Selama proses seleksi administrasi pemberkasan, panitia seleksi menemukan kesalahan-kesalahan yang umum. Banyak pendaftar CPNS yang tidak mengirim dokumennya sesuai persyaratan yang diajukan.
"Ada satu peserta yang menulis tangan surat pendaftaran. Padahal dalam persyaratan sudah jelas dipersyaratan diketik dengan ukuran huruf 12, yang seperti itu kan fatal, dan pasti dinyatakan gugur kalau sudah seperti itu," ucapnya.
Baca juga:KemenPAN-RB Buka 83 Formasi CASN untuk Lulusan D3 dan S1
Suriana Bohari mengimbau kepada para peserta agar lebih berhati-hati dalam proses pengiriman berkas. Apalagi proses pengiriman hanya bisa dilakukan sekali dan tak bisa disunting kembali.
"Jadi para peserta yang ingin mendaftar, saya sarankan untuk lebih teliti lagi dalam membaca persyaratan dan menyiapkan dokumen pendaftaran, baru diupload," tutupnya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Maros, Suriana Bohari mengatakan, hingga hari ini jumlah pendaftar telah mencapai 1.055 orang. Suriana menjelaskan, dari 1.055 orang tersebut terdiri dari pendaftar tenaga guru, kesehatan dan teknis.
Baca juga:Siapkan Lamaran! Kementerian Pak Luhut Kemenko Marves Buka Lowongan CPNS 2021
"1.055 pendaftar tersebut, terdiri dari tenaga guru sudah 572 orang, tenaga kesehatan 383 orang, tenaga teknis 100 orang," ucapnya.
Suriana mengatakan, formasi yang sampai saat ini belum memiliki pendaftar adalah teknisi transfusi darah dan dokter spesialis ortopedi.
"Selain itu, posisi terapis gigi dan mulut juga masih sedikit pendaftarnya. Sampai hari ini bahkan baru baru empat orang," terangnya.
Baca juga:Kemenhub Buka Formasi CASN Mulai Jenjang SMA
Sementara formasi dengan pendaftar terbanyak adalah guru kelas dan bidan. PPPK guru yang paling banyak itu guru kelas. Untuk umum, paling banyak bidan dengan jumlah 643.
Selama proses seleksi administrasi pemberkasan, panitia seleksi menemukan kesalahan-kesalahan yang umum. Banyak pendaftar CPNS yang tidak mengirim dokumennya sesuai persyaratan yang diajukan.
"Ada satu peserta yang menulis tangan surat pendaftaran. Padahal dalam persyaratan sudah jelas dipersyaratan diketik dengan ukuran huruf 12, yang seperti itu kan fatal, dan pasti dinyatakan gugur kalau sudah seperti itu," ucapnya.
Baca juga:KemenPAN-RB Buka 83 Formasi CASN untuk Lulusan D3 dan S1
Suriana Bohari mengimbau kepada para peserta agar lebih berhati-hati dalam proses pengiriman berkas. Apalagi proses pengiriman hanya bisa dilakukan sekali dan tak bisa disunting kembali.
"Jadi para peserta yang ingin mendaftar, saya sarankan untuk lebih teliti lagi dalam membaca persyaratan dan menyiapkan dokumen pendaftaran, baru diupload," tutupnya.
(luq)
Lihat Juga :