Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

BOR di Sumsel Tinggi, Gurbernur Imbau Masyarakat Tidak Panik

loading...
BOR di Sumsel Tinggi, Gurbernur Imbau Masyarakat Tidak Panik
Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupation rate (BOR) pada sejumlah rumah sakit di Sumatera Selatan saat ini mencapai 79 persen. Foto SINDOnews
PALEMBANG - Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupation rate (BOR)pada sejumlah rumah sakit di Sumatera Selatan saat ini mencapai 79 persen. Meskipun begitu, pemerintah daerah minta kepada warga agar tidak panik.

Saat ini, kasus penyebaran COVID-19 di Sumsel terus terjadi peningkatan. Bahkan untuk di kota Palembang angka BOR sudah mencapai 90 persen. Baca juga: PPKM Darurat, Ridwan Kamil: BOR Rumah Sakit COVID-19 Mulai Turun Konsisten

"Ini harus kita sikapi dengan penuh kesadaran, jangan panik, kita tetap mempersiapkan segala kemungkinannya," ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru, Senin (12/7/2021).

Menurutnya, Pemprov Sumsel sudah mengantisipasi tingginya BOR dengan membuka rumah sehat COVID-19 di Wisma Atlet Jakabaring. Termasuk rencana Asrama Haji yang akan digunakan sebagai tempat isolasi.

"Kita sudah antisipasi seperti adanya wisma atlet dan asrama haji. Bahkan wisma atlet tower dua juga sudah kita siapkan kapanpun dibutuhkan," ucapnya. Baca juga: Pasien COVID-19 Meningkat, Kamar Tidur di 21 Rumah Sakit Kota Bogor Tersisa 200 Bed

Selain itu, Deru juga berharap kepada warga Sumsel yang terpapar dalam kategori orang tanpa gejala (OTG) agar tidak perlu panik dan melakukan isolasi mandiri.



"Kalau yang terpapar secara OTG, isolasi mandiri saja, tidak harus panik sampai minta dirawat di rumah sakit," kata Herman Deru.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top