Oknum Petugas Beritahu Jalur Tikus, Siap-siap Dapat Sanksi Tegas

Rabu, 07 Juli 2021 - 13:25 WIB
loading...
Oknum Petugas Beritahu...
Keberadaan pos penyekatan selama PPKM Darurat membuat para pengendara memutar otak. Salah satunya dengan memanfaatkan jalur tikus agar dapat lolos dari pos penyekatan. Foto/Antara/Indrianto Eko Suwarso
A A A
JAKARTA - Keberadaan pos penyekatan selama PPKM Darurat membuat para pengendara memutar otak. Salah satunya dengan memanfaatkan jalur tikus agar dapat lolos dari pos penyekatan .

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah petugas memberitahu keberadaan jalur tikus kepada para pengendara. Oleh sebab itu, dia berjanji untuk menindak tegas oknum petugas yang memberitahu jalur tikus tersebut.

"Anggota yang memberitahu jalur alternatif itu akan dikenakan sanksi tegas. Secara internal tidak boleh maka akan ditindak," ujarnya di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (7/7/2021). (Baca juga; Anies Ngamuk Segel Kantor Pelanggar PPKM Darurat, Simak Aturan WFO & WFH Karyawan! )

Dia menegaskan, keberadaan pos penyekatan bertujuan untuk meminimalisir mobilitas warga. Sebagaimana diketahui, saat ini situasi Jakarta berada dalam zona darurat akibat lonjakan kasus COVID-19.

"Pak Wali Kota Jakarta Timur mengimbau para Camat, Lurah, Ketua RT/RW untuk melakukan penyekatan di jalur alternatif yang bisa dilalui pengendara," katanya. (Baca juga; Bima Arya: PPKM Darurat Tak Mampu Cukupi Kebutuhan Sehari-hari )

Dalam mengatasi persoalan jalur alternatif, lanjut dia, dibutuhkan peran warga sekitar untuk tidak memberitahukan jalaur tikus yang dikhawatirkan malah membuat lonjakan kasus COVID-19 baru di permukiman warga.

"Kerja sama sangat dibutuhkan antara petugas dan warga. Kalau hanya mengandalkan personel, maka jumlah personel tidak memadai," tuturnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
12 Orang Pelaku Penjarahan...
12 Orang Pelaku Penjarahan Rumah Uya Kuya Jadi Tersangka
Polisi Bakal Periksa...
Polisi Bakal Periksa Psikologis Anak Bos Toko Roti yang Aniaya Karyawan
George Sugama Halim...
George Sugama Halim Anak Bos Toko Roti Aniaya Pegawai tapi Takut Dibakar
Rekomendasi
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved