Kasus Covid-19 Naik, Razia Masker Kembali Dilakukan di Parepare
Selasa, 06 Juli 2021 - 17:20 WIB
loading...
Aparat memberhentikan pengendara motor yang terjaring dalam razia masker belum lama ini. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
PAREPARE - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Parepare menggelar rapat koordinasi (rakor) di ruang rapat Wali Kota Parepare , Selasa (6/7). Rakor tersebut menyikapi tren peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Parepare.
Wali Kota Parepare , Taufan Pawe yang membuka rakor menyampaikan, dengan kasus positif yang merangkak naik, sudah saatnya gaya penanganan Covid-19 diubah. Rakor ini kata dia, dilaksanakan agar memiliki kesamaan pandang penanganan Covid-19.
Baca juga:Hampir 50% Kapasitas Ruang Perawatan Covid-19 RSUD Andi Makkasau Terisi
"Sudah saatnya Tim Gugus harus ubah style, ubah gaya dalam penanganan Covid. Tidak hanya semangat pembagian masker, penyemprotan disinfektan, penegakan prokes dengan konsep seperti kemarin-kemarin, atau memantau PPKM, tapi lebih dari itu kita lakukan testing dan tracing," Taufan memaparkan.
Rakor yang juga dihadiri Wawali Pangerang Rahim, Kajari Parepare Didi Haryono, Dandim 1405 Letkol Czi Arianto Wibowo, Wakil Ketua DPRD Rahmat Sjamsu Alam, Wakapolres Sudarno, dan sejumlah kepala SKPD ini, menyimpulkan sejumlah kesepakatan.
"Kita pernah berada pada titik yang sangat memprihatinkan dengan berada pada zona merah. Namun dengan kerja maksimal, terkoordinasi, dan terintegrasi kita berhasil keluar dan menjadi zona hijau, zero pasien dengan Rt 0.02. Mari kita lakukan lagi dengan cara-cara masif, dengan style baru," ajak Taufan .
Baca juga:Warga Kota Parepare Diajak Perkuat Imun Tubuh dengan Vaksin
Dalam rakor itu ditekankan agar pembagian masker dan razia masker kembali dimasifkan dan diterapkan. Termasuk, bersinergi TNI-Polri dalam memaksimalkan vaksinasi Covid-19.
Diketahui, saat ini kasus aktif Covid-19 di Kota Parepare mencapai 74.
Wali Kota Parepare , Taufan Pawe yang membuka rakor menyampaikan, dengan kasus positif yang merangkak naik, sudah saatnya gaya penanganan Covid-19 diubah. Rakor ini kata dia, dilaksanakan agar memiliki kesamaan pandang penanganan Covid-19.
Baca juga:Hampir 50% Kapasitas Ruang Perawatan Covid-19 RSUD Andi Makkasau Terisi
"Sudah saatnya Tim Gugus harus ubah style, ubah gaya dalam penanganan Covid. Tidak hanya semangat pembagian masker, penyemprotan disinfektan, penegakan prokes dengan konsep seperti kemarin-kemarin, atau memantau PPKM, tapi lebih dari itu kita lakukan testing dan tracing," Taufan memaparkan.
Rakor yang juga dihadiri Wawali Pangerang Rahim, Kajari Parepare Didi Haryono, Dandim 1405 Letkol Czi Arianto Wibowo, Wakil Ketua DPRD Rahmat Sjamsu Alam, Wakapolres Sudarno, dan sejumlah kepala SKPD ini, menyimpulkan sejumlah kesepakatan.
"Kita pernah berada pada titik yang sangat memprihatinkan dengan berada pada zona merah. Namun dengan kerja maksimal, terkoordinasi, dan terintegrasi kita berhasil keluar dan menjadi zona hijau, zero pasien dengan Rt 0.02. Mari kita lakukan lagi dengan cara-cara masif, dengan style baru," ajak Taufan .
Baca juga:Warga Kota Parepare Diajak Perkuat Imun Tubuh dengan Vaksin
Dalam rakor itu ditekankan agar pembagian masker dan razia masker kembali dimasifkan dan diterapkan. Termasuk, bersinergi TNI-Polri dalam memaksimalkan vaksinasi Covid-19.
Diketahui, saat ini kasus aktif Covid-19 di Kota Parepare mencapai 74.
(luq)
Lihat Juga :