Jeritan Hati SPG Cantik Pusat Perbelanjaan Kala Mal Tutup Selama PPKM Darurat
Sabtu, 03 Juli 2021 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu SPG produk kecantikan lainnya, Ika Yunita juga mengaku sedih dengan adanya penutupan mal. Namun dia tidak dapat berbuat banyak. Untuk mensiasati selama penutupan mal, manajamen perusahaan dimana dia bekerja, akan fokus pada penjualan online. “Akan tetap dibayar (selama mal tutup). Nanti akan bekerja dari rumah dan melayani penjualan online,” ujarnya.
Baca juga: Viral! Seorang Kakek Pengemis Beli Perhiasan Emas 28 Gram Pakai Uang Receh 2 Karung
Menurutnya, ada perbedaan yang sangat mendasar antara berjualan secara online dan offline. Ketika berjualan secara offline, konsumen bisa merasakan langsung produk yang hendak mereka beli.
Sehingga, peluang produk itu terjual semakin tinggi. Berbeda dengan penjualan online, dimana konsumen hanya bisa melihat produk lewat layar handphone. Sehingga, penjualan agak susah. “Penjualan selama ini lebih banyak secara offline,” katanya.
Baca juga: Viral! Seorang Kakek Pengemis Beli Perhiasan Emas 28 Gram Pakai Uang Receh 2 Karung
Menurutnya, ada perbedaan yang sangat mendasar antara berjualan secara online dan offline. Ketika berjualan secara offline, konsumen bisa merasakan langsung produk yang hendak mereka beli.
Sehingga, peluang produk itu terjual semakin tinggi. Berbeda dengan penjualan online, dimana konsumen hanya bisa melihat produk lewat layar handphone. Sehingga, penjualan agak susah. “Penjualan selama ini lebih banyak secara offline,” katanya.
(msd)
Lihat Juga :