Amran Mahmud Paparkan Potensi Gas Wajo di Rakor Khusus BUMD Migas
Kamis, 01 Juli 2021 - 21:11 WIB
loading...
Bupati Wajo, Amran Mahmud (batik merah) mengikuti rakor BUMD khusus migas di Hotel Santika Premiere, Malang, Jawa Timur, Kamis (1/7/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
WAJO - Bupati Wajo , Amran Mahmud menghadiri rapat koordinasi (rakor) khusus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Hotel Santika Premiere, Malang, Jawa Timur, Kamis (1/7/2021).
Rakor tersebut dinisiasi Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) . Rakor mengangkat tema "Menyambut realiasisasi participating interest (PI) 10 persen untuk kemakmuran daerah". Rakor yang berlangsung selama tiga hari mulai 30 Juni itu , diikuti berbagai kepala daerah di Indonesia.
Baca juga:Program 1.000 Kilometer Jalan Mantap Duo Amran Capai 50%
Pada rakor ini, seluruh daerah penghasil migas, termasuk Kabupaten Wajo, berbagi ide atau buah pikiran terkait peluang daerah mendapatkan kontribusi besar dari hasil eksploitasi migas dengan pengelolaan yang baik.
Bupati Wajo, Amran Mahmud yang tampil di depan forum membeberkan, Wajo yang dikenal memiliki potensi migas berlimpah di Sulawesi Selatan tengah berupaya mengoptimalkan pendapatan daerah dari eksploitasi migas.
"Melalui ADPMET ini alhamdulillah betul-betul punya semangat luar biasa, terlebih Ketum (Ketua Umum ADPMET , Ridwan Kamil) punya atensi besar dan terus mendorong untuk mengakselerasi PI 10 persen yang menjadi mimpi semua daerah, termasuk kami di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan," ujarnya
Amran mengakui bahwa salah satu sumber andalan pendapatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo berasal dari sektor migas. Daerah pun sudah menikmati hal itu selama berpuluh-puluh tahun. Walau begitu, tetap saja masih ada langkah yang harus diambil untuk perbaikan ke depan.
Rakor tersebut dinisiasi Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) . Rakor mengangkat tema "Menyambut realiasisasi participating interest (PI) 10 persen untuk kemakmuran daerah". Rakor yang berlangsung selama tiga hari mulai 30 Juni itu , diikuti berbagai kepala daerah di Indonesia.
Baca juga:Program 1.000 Kilometer Jalan Mantap Duo Amran Capai 50%
Pada rakor ini, seluruh daerah penghasil migas, termasuk Kabupaten Wajo, berbagi ide atau buah pikiran terkait peluang daerah mendapatkan kontribusi besar dari hasil eksploitasi migas dengan pengelolaan yang baik.
Bupati Wajo, Amran Mahmud yang tampil di depan forum membeberkan, Wajo yang dikenal memiliki potensi migas berlimpah di Sulawesi Selatan tengah berupaya mengoptimalkan pendapatan daerah dari eksploitasi migas.
"Melalui ADPMET ini alhamdulillah betul-betul punya semangat luar biasa, terlebih Ketum (Ketua Umum ADPMET , Ridwan Kamil) punya atensi besar dan terus mendorong untuk mengakselerasi PI 10 persen yang menjadi mimpi semua daerah, termasuk kami di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan," ujarnya
Amran mengakui bahwa salah satu sumber andalan pendapatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo berasal dari sektor migas. Daerah pun sudah menikmati hal itu selama berpuluh-puluh tahun. Walau begitu, tetap saja masih ada langkah yang harus diambil untuk perbaikan ke depan.
Lihat Juga :