COVID-19 Meningkat, Dua Gubernur Minta Kadin Provinsi Tak Datangi Munas
Minggu, 27 Juni 2021 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
"Apalagi pemerintah pusat sudah menyatakan secara resmi berlakunya pembatasan mikro hingga 5 Juli. Harus ditaatilah. Jangan sampai pertemuan-pertemuan tersebut jadi klaster baru. Dan penyelenggara bisa dipidana lho. Kalau memaksa melakukan pertemuan yang melanggar prokes dan pembatasan yang telah dikeluarkan pemerintah," kata La Nyalla kemarin. Baca: Mabuk, Anak Durhaka Ini Aniaya Ayah Kandung yang Renta dengan Pisau.
Terhadap itu, La Nyalla telah menerima 10 perwakilan asosiasi yang merupakan anggota luar biasa Kadin Indonesia yang meminta dirinya, untuk memberi imbauan kepada Kadin Indonesia untuk menunda Munas Kadin.
"Inikan namanya paradok, dan makin menimbulkan kecemburuan masyarakat. Kasihan pemerintah yang berjuang mati-matian menghadapi dampak COVID, ini malah memaksakan kehendak. Kan ditunda bisa. Kan bukan soal hidup mati. Hanya organisasi ini. Dan akan memalukan kalau acara tersebut dibubarkan paksa satgas COVID," pungkasnya. Baca Juga: Geger, Hendak Bersihkan Kebun Petani Karet Temukan Mayat Membusuk.
Terhadap itu, La Nyalla telah menerima 10 perwakilan asosiasi yang merupakan anggota luar biasa Kadin Indonesia yang meminta dirinya, untuk memberi imbauan kepada Kadin Indonesia untuk menunda Munas Kadin.
"Inikan namanya paradok, dan makin menimbulkan kecemburuan masyarakat. Kasihan pemerintah yang berjuang mati-matian menghadapi dampak COVID, ini malah memaksakan kehendak. Kan ditunda bisa. Kan bukan soal hidup mati. Hanya organisasi ini. Dan akan memalukan kalau acara tersebut dibubarkan paksa satgas COVID," pungkasnya. Baca Juga: Geger, Hendak Bersihkan Kebun Petani Karet Temukan Mayat Membusuk.
(nag)
Lihat Juga :