Polisi Tembak Begal yang Kerap Sasar Pelajar di Kota Makassar
Kamis, 24 Juni 2021 - 13:49 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Ujung Pandang dan Jatanras Polrestabes Makassar menangkap seorang terduga pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal yang kerap mengincar pelajar di Kota Makassar.
Pelaku adalah pria berinisial RZ (27) yang ditangkap di Jalan Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Rabu (23/6). Dalam penangkapan tersebut polisi harus bekerja ekstra, sebab pelaku sempat melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri.
Baca juga:Begal di Kota Makassar Tumbang Diterjang Timah Panas Polisi
"Anggota sudah berikan tembakan peringatan namun tidak digubris sehingga dengan terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengenai betis kanannya sebanyak satu butir peluru," kata Kasi Humas Polsek Ujung Pandang, Bripka Suwandhy Salam, Kamis (24/6) kepada SINDOnews.
Suwandhy menjelaskan, ketika melakukan kejahatan, RZ tidak sendiri, ia ditemani rekannya yang kini masih dalam pencarian. "Identitasnya nanti karena masih DPO. Anggota masih melakukan pengembangan di lapangan," jelas pria yang akrab disapa Wandi ini.
Wandi menerangkan, dalam penangkapan tersebut pihaknya turut menyita barang bukti sebilah parang dan beberapa unit ponsel yang diduga adalah hasil curian. "Para pelaku ini cukup sadis tidak segan melukai korbannya, di mana rata-rata adalah pelajar," paparnya.
Baca juga:Polisi Bekuk 8 Nelayan Pengguna Bom Ikan di Perairan Sulsel
Pelaku adalah pria berinisial RZ (27) yang ditangkap di Jalan Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Rabu (23/6). Dalam penangkapan tersebut polisi harus bekerja ekstra, sebab pelaku sempat melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri.
Baca juga:Begal di Kota Makassar Tumbang Diterjang Timah Panas Polisi
"Anggota sudah berikan tembakan peringatan namun tidak digubris sehingga dengan terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengenai betis kanannya sebanyak satu butir peluru," kata Kasi Humas Polsek Ujung Pandang, Bripka Suwandhy Salam, Kamis (24/6) kepada SINDOnews.
Suwandhy menjelaskan, ketika melakukan kejahatan, RZ tidak sendiri, ia ditemani rekannya yang kini masih dalam pencarian. "Identitasnya nanti karena masih DPO. Anggota masih melakukan pengembangan di lapangan," jelas pria yang akrab disapa Wandi ini.
Wandi menerangkan, dalam penangkapan tersebut pihaknya turut menyita barang bukti sebilah parang dan beberapa unit ponsel yang diduga adalah hasil curian. "Para pelaku ini cukup sadis tidak segan melukai korbannya, di mana rata-rata adalah pelajar," paparnya.
Baca juga:Polisi Bekuk 8 Nelayan Pengguna Bom Ikan di Perairan Sulsel
Lihat Juga :