Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, DPRD Kendal Minta Tabung Oksigen Disiagakan di Tiap Desa
Rabu, 23 Juni 2021 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
Dalam rapat dengar pendapat itu, komisi D juga meminta Pemkab Kendal memprioritaskan vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidikan. Berdasar informasi yang diterima Komisi D, dari 6.000-an guru dan tenaga pendidikan baru 2.000-an yang sudah divaksin.
Penuntasan vaksinasi guru dan tenaga pendidikan sebagai bagian dari pelayanan publik diperlukan untuk menyiapkan pendidikan tatap muka di sekolah agar tidak tertinggal dari daerah lain. Pendidikan sebagai sektor yang paling terdampak bersama sektor ekonomi bisa dipulihkan.
Sebelumnya, Komisi D menggelar rapat dengar pendapat, Senin (21/6/2021), dengan sejumlah mitra OPD dan instansi lainnya untuk membahas langkah penanganan kasus Covid-19 yang semakin meningkat. Mitra OPD dan instansi yang dilibatkan antara lain Asisten Administrasi Umum, Asisten Pemerintahan, Kabag Kesra, Dinas Kesehatan, Direktur RSUD dr Soewondo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, BPBD, dan juga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes).
Kepala Dinkes Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, saat ini Kabupaten Kendal sudah keluar dari zona merah Covid-19. Namun, ketersediaan jumlah tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit sudah penuh.
Katanya, Kendal memiliki tempat tidur khusus pasien Covid-19 di semua rumah sakit dan rumah sakit darurat Covid-19 (RSDC) sebanyak 291 tempat tidur. Khusus di rumah sakit, semua tempat tidur khusus Covid-19 sudah penuh. Bahkan, sudah ada beberapa antrean perawatan yang menunggu ketersediaan kamar di ruang UGD.
Penuntasan vaksinasi guru dan tenaga pendidikan sebagai bagian dari pelayanan publik diperlukan untuk menyiapkan pendidikan tatap muka di sekolah agar tidak tertinggal dari daerah lain. Pendidikan sebagai sektor yang paling terdampak bersama sektor ekonomi bisa dipulihkan.
Sebelumnya, Komisi D menggelar rapat dengar pendapat, Senin (21/6/2021), dengan sejumlah mitra OPD dan instansi lainnya untuk membahas langkah penanganan kasus Covid-19 yang semakin meningkat. Mitra OPD dan instansi yang dilibatkan antara lain Asisten Administrasi Umum, Asisten Pemerintahan, Kabag Kesra, Dinas Kesehatan, Direktur RSUD dr Soewondo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, BPBD, dan juga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes).
Kepala Dinkes Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, saat ini Kabupaten Kendal sudah keluar dari zona merah Covid-19. Namun, ketersediaan jumlah tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit sudah penuh.
Katanya, Kendal memiliki tempat tidur khusus pasien Covid-19 di semua rumah sakit dan rumah sakit darurat Covid-19 (RSDC) sebanyak 291 tempat tidur. Khusus di rumah sakit, semua tempat tidur khusus Covid-19 sudah penuh. Bahkan, sudah ada beberapa antrean perawatan yang menunggu ketersediaan kamar di ruang UGD.
Lihat Juga :