ABG Cantik Gemparkan Sleman, Mabuk dan Maki-maki Petugas di Medos Usai Langgar Prokes
Rabu, 23 Juni 2021 - 05:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: COVID-19 Menggila di Simalungun, OPD Rawan Jadi Kluster Penularan
Wadireskrimsus Polda DIY, AKBP FX Endriadi mengatakan, setelah video itu beredar dan viral langsung melakukan penyelidikan dan penelurusan, serta mencari sejumlah akun yang ikut ditandai dalam video yang menjadi viral tersebut.
Dari hasil penelusuran tersebut, akhirnya pelaku pengunggah video itu dapat ditemukan Yaitu AH. Selanjutnya meminta keterangan yang bersangkuatan. "Selain itu, juga meminta keterangan dan klarifikasi tiga temannya, yakni DP, SS dan AY," katanya.
Baca juga: Varian COVID-19 Asal India Menyebar di Jatim, Kadinkes Jatim: Disiplin Prokes!
Berdasarkan pengakuan disampaikan mereka, saat melakukan aksi itu mereka terpengaruh minuman keras . Saat dimintai keterangan, mereka juga melakukan pemeriksaan urine. Hasilnya negatif. "Jadi murni perbuatan mereka pengaruh minuman-minuman keras, mungkin di tempat hiburan malam tersebut," paparnya
Harapannya, setelah klarifikasi dilakukan yang bersangkutan tidak lagi membuat hal-hal serupa, sebab tindakannya itu berpotensi pelanggaran UU ITE . "Sampai saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan. Kemudian proses preemtif juga, dan berkoordinasi dengan Bapas karena pengunggah video masih anak-anak," terangnya.
Wadireskrimsus Polda DIY, AKBP FX Endriadi mengatakan, setelah video itu beredar dan viral langsung melakukan penyelidikan dan penelurusan, serta mencari sejumlah akun yang ikut ditandai dalam video yang menjadi viral tersebut.
Dari hasil penelusuran tersebut, akhirnya pelaku pengunggah video itu dapat ditemukan Yaitu AH. Selanjutnya meminta keterangan yang bersangkuatan. "Selain itu, juga meminta keterangan dan klarifikasi tiga temannya, yakni DP, SS dan AY," katanya.
Baca juga: Varian COVID-19 Asal India Menyebar di Jatim, Kadinkes Jatim: Disiplin Prokes!
Berdasarkan pengakuan disampaikan mereka, saat melakukan aksi itu mereka terpengaruh minuman keras . Saat dimintai keterangan, mereka juga melakukan pemeriksaan urine. Hasilnya negatif. "Jadi murni perbuatan mereka pengaruh minuman-minuman keras, mungkin di tempat hiburan malam tersebut," paparnya
Harapannya, setelah klarifikasi dilakukan yang bersangkutan tidak lagi membuat hal-hal serupa, sebab tindakannya itu berpotensi pelanggaran UU ITE . "Sampai saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan. Kemudian proses preemtif juga, dan berkoordinasi dengan Bapas karena pengunggah video masih anak-anak," terangnya.
(eyt)
Lihat Juga :