ABG Cantik Gemparkan Sleman, Mabuk dan Maki-maki Petugas di Medos Usai Langgar Prokes
Rabu, 23 Juni 2021 - 05:59 WIB
loading...
Petugas memberikan keterangan soal pengungapkan video viral di medsos oleh ABG di Mapolda DIY. Foto/SINDOnews/Priyo Setyawan
A
A
A
SLEMAN - Sejumlah remaja putri di Kabupaten Sleman, menggemparkan jagad maya . Mereka dengan santai memaki-maki petugas usai terjaring razia karena melanggar protokol kesehatan. Video makian itu, mereka unggah di akun Instagram @alysasoyy.
Baca juga: Video Viral, Pengantar Jenazah Pecahkan Kaca Truk Kontainer
Anak Baru Gende (ABG) yang mengunggah video makian tersebut, antara lain berinisial AH (16) warga Mlati, Sleman, bersama tiga temannya yakni SS (18) warga Mlati, DP (15) warga Depok, dan AY (24) warga Ngaglik. Kini mereka harus berurusan dengan yang berwajib.
Tindakan tidak terpuji tersebut, dipicu oleh aksi joget-joget bersama teman-temannya di sebuah cafe yang ada di daerah Mlati, Kabupaten Sleman, Minggu (20/6/2021) dini hari pukul 00.15 WIB dihentikan oleh petugas.
Baca juga: Gempar, Ketua DPRD Gunungkidul Tuding Ada Penimbunan 37.000 Vaksin COVID-19
Selain menghentikan kegiatan joget-joget tersebut, petugas juga menutup tempat itu karena telah melanggar protokol kesehatan (prokes). Pengunjung yang datang tidak pakai masker dan tidak menjaga jarak, cafe tersebut juga melanggar jam opersional.
Baca juga: Video Viral, Pengantar Jenazah Pecahkan Kaca Truk Kontainer
Anak Baru Gende (ABG) yang mengunggah video makian tersebut, antara lain berinisial AH (16) warga Mlati, Sleman, bersama tiga temannya yakni SS (18) warga Mlati, DP (15) warga Depok, dan AY (24) warga Ngaglik. Kini mereka harus berurusan dengan yang berwajib.
Tindakan tidak terpuji tersebut, dipicu oleh aksi joget-joget bersama teman-temannya di sebuah cafe yang ada di daerah Mlati, Kabupaten Sleman, Minggu (20/6/2021) dini hari pukul 00.15 WIB dihentikan oleh petugas.
Baca juga: Gempar, Ketua DPRD Gunungkidul Tuding Ada Penimbunan 37.000 Vaksin COVID-19
Selain menghentikan kegiatan joget-joget tersebut, petugas juga menutup tempat itu karena telah melanggar protokol kesehatan (prokes). Pengunjung yang datang tidak pakai masker dan tidak menjaga jarak, cafe tersebut juga melanggar jam opersional.
Lihat Juga :