Demo Kantor Setwapres, Emak-emak Tuntut Gibran Tunjukkan Ijazah SMA
Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WIB
loading...
Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan emak-emak di depan Kantor Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026). Foto: Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan emak-emak di depan Kantor Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026), diwarnai kericuhan. Aksi saling dorong antara massa dengan aparat kepolisian menyebabkan sejumlah peserta aksi terjatuh.
Kericuhan pecah saat massa yang didominasi emak-emak berusaha mendekati area depan Kantor Sekretariat Wakil Presiden. Polisi yang berjaga berupaya menahan laju massa hingga terjadi aksi saling dorong. "Jangan saling dorong," teriak seorang polisi perempuan yang berjaga di lokasi.
Dua peserta aksi sempat terjatuh akibat dorong-dorongan tersebut. Situasi kembali memanas ketika petugas menyita perangkat aksi berupa pengeras suara dan spanduk yang dibawa massa.
![Demo Kantor Setwapres, Emak-emak Tuntut Gibran Tunjukkan Ijazah SMA]()
Baca juga: Bonatua Fokus Teliti Dokumen Publik Gibran, Bukan Persoalan Personal
Seorang peserta aksi kemudian meluapkan kekesalannya dengan duduk di badan jalan sebagai bentuk blokade. Petugas akhirnya mengevakuasi paksa peserta tersebut agar arus lalu lintas kembali normal.
Kericuhan pecah saat massa yang didominasi emak-emak berusaha mendekati area depan Kantor Sekretariat Wakil Presiden. Polisi yang berjaga berupaya menahan laju massa hingga terjadi aksi saling dorong. "Jangan saling dorong," teriak seorang polisi perempuan yang berjaga di lokasi.
Dua peserta aksi sempat terjatuh akibat dorong-dorongan tersebut. Situasi kembali memanas ketika petugas menyita perangkat aksi berupa pengeras suara dan spanduk yang dibawa massa.

Baca juga: Bonatua Fokus Teliti Dokumen Publik Gibran, Bukan Persoalan Personal
Seorang peserta aksi kemudian meluapkan kekesalannya dengan duduk di badan jalan sebagai bentuk blokade. Petugas akhirnya mengevakuasi paksa peserta tersebut agar arus lalu lintas kembali normal.
Lihat Juga :