alexametrics

Kasus Covid-19 Palembang Dekati 500, Ini Kecamatan Lima Besar

loading...
Kasus Covid-19 Palembang Dekati 500, Ini Kecamatan Lima Besar
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
PALEMBANG - Kasus konfirmasi positif di Kota Palembang terus meningkat secara drastis hingga mencapai 457 pasien. Padahal, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang telah melakukan berbagai upaya dan saat ini telah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Berdasarkan data dari Pemkot Palembang yang dilansir melalui laman hallo.palembang, dari 18 kecamatan, berikut lima kecamatan di Kota Palembang dengan kasus positif Corona tertinggi. (Baca:Hadapi New Normal, Jokowi Akan Gelar Pasukan TNI/Polri di 4 Provinsi)

Kecamatan Ilir Timur II dengan 64 positif, Ilir Barat I 52 Kasus, Sukarami 51 kasus, Kemuning 44 kasus, Kalidoni 39 kasus, Seberang Ulu II 29 kasus, dan Kecamatan Sako 25 Kasus. Sedangkan kasus terendah berada di Kecamatan Ilir Barat II dengan lima kasus positif dan Gandus dengan lima positif.



Sementara data update positifCOVID-19Provinsi Sumsel juga terus meningkat tajam hingga mencapai 812 kasus hingga Selasa pagi (26/5/2020). Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengumumkan terjadinya penambahan kasus baru akibat terinfeksi wabah virus asal Wuhan, China, itu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri, menyatakan penambahan 76 orang kasus baru tersebut. Kota Palembang (zona merah) menjadi daerah yang kasus penambahannya terbanyak dibanding delapan kabupaten/kota lain di Sumsel.

“Palembang (32 orang), OKI (28 orang), Lubuklinggau (4 orang), Banyuasin (4 orang), Prabumulih (5 orang), Ogan Ilir (1 orang), Muara Enim (1 orang) dan Lahat (1 orang,” ujarnya, Senin (25/5/2019).

Selain mengumumkan penambahan 76 kasus positif baru, Yusri juga mengkonfirmasi penambahan 12 orang pasien Covid-19 sembuh. Sehingga total pasien sembuh berjumlah 114 orang.
(ihs)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak