Waduh,Pembuang Bayi Perempuan di Mojokerto Ternyata Orang Pertama yang Menemukan
Selasa, 22 Juni 2021 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
"Sebenarnya bayi itu tidak dibuang tepatnya, hanya saja saksi (ibu bayi) itu mungkin takut, malu sama orang tuanya, lantaran hamil di luar nikah," jelas Andaru.
Sejauh ini polisi belum menetapkan status Mr. Polisi masih mendalami kasus ini sebelum dilakukan gelar perkara. Sementara bayi perempuan tersebut masih berada di Puskesmas Kutorejo dengan pengawasan petugas medis. Sedangkan Mr masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kutorejo.
Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Ngrayung, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto mendadak gempar. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok bayi tergeletak di atas tumpukan kayu bakar di halaman belakang rumah warga setempat.
Informasi yang dihimpun di lokasi, bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan warga sekitar pukul 04.00 dini hari. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi tergeletak di atas tumpukan ranting kayu di belakang rumah Suryati. Tidak ada sehelai benang pun yang menempel pada tubuh bayi malang itu. Hanya payung bekas yang menutup tubuh mungilnya. Baca: Angka COVID-19 di Salatiga Meroket, Hari Ini Tambah 116 Kasus.
Wanita berusia 57 tahun itu mengungkapkan, awalnya ia dan Mr biasa-biasa saja dengan suara tangis bayi itu. Akan tetapi rasa penasaran itu kian menguat, lantaran suara tangisan bayi itu tak kunjung berhenti. Mr pun akhirnya mencari sumber suara itu ke belakang rumah Suryati. Betapa kagetnya dia saat mengetahui suara tangisan bayi itu bukan dari rumah tetangganya.
Spontan, Mr yang melihat bayi di atas tumpukan ranting kayu bakar yang disiapkan untuk memasak makanan setiap hari itu, langsung mengambil. Sembari berjalan ke dalam rumah, Mr tak henti berteriak meminta tolong kepada Suryati. Mendapati hal itu, Suryati dengan cekatan mengambil kain taplak meja dan membalutkan ke badan bayi perempuan itu. Baca Juga: Gerebek Kampung Narkoba, Polisi Diserang Warga.
Sejauh ini polisi belum menetapkan status Mr. Polisi masih mendalami kasus ini sebelum dilakukan gelar perkara. Sementara bayi perempuan tersebut masih berada di Puskesmas Kutorejo dengan pengawasan petugas medis. Sedangkan Mr masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kutorejo.
Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Ngrayung, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto mendadak gempar. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok bayi tergeletak di atas tumpukan kayu bakar di halaman belakang rumah warga setempat.
Informasi yang dihimpun di lokasi, bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan warga sekitar pukul 04.00 dini hari. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi tergeletak di atas tumpukan ranting kayu di belakang rumah Suryati. Tidak ada sehelai benang pun yang menempel pada tubuh bayi malang itu. Hanya payung bekas yang menutup tubuh mungilnya. Baca: Angka COVID-19 di Salatiga Meroket, Hari Ini Tambah 116 Kasus.
Wanita berusia 57 tahun itu mengungkapkan, awalnya ia dan Mr biasa-biasa saja dengan suara tangis bayi itu. Akan tetapi rasa penasaran itu kian menguat, lantaran suara tangisan bayi itu tak kunjung berhenti. Mr pun akhirnya mencari sumber suara itu ke belakang rumah Suryati. Betapa kagetnya dia saat mengetahui suara tangisan bayi itu bukan dari rumah tetangganya.
Spontan, Mr yang melihat bayi di atas tumpukan ranting kayu bakar yang disiapkan untuk memasak makanan setiap hari itu, langsung mengambil. Sembari berjalan ke dalam rumah, Mr tak henti berteriak meminta tolong kepada Suryati. Mendapati hal itu, Suryati dengan cekatan mengambil kain taplak meja dan membalutkan ke badan bayi perempuan itu. Baca Juga: Gerebek Kampung Narkoba, Polisi Diserang Warga.
(nag)
Lihat Juga :