Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Pemprov Jatim-TNI AU Sepakati Kerjasama Pinjam Pakai Tanah Lanud Abdulrachman Saleh sebagai Bandara

loading...
Pemprov Jatim-TNI AU Sepakati Kerjasama Pinjam Pakai Tanah Lanud Abdulrachman Saleh sebagai Bandara
Pemprov Jatim melakukan kerja sama dengan TNI AU terkait pinjam tanah di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Foto SINDOnews
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) melakukan kerja sama dengan TNI AU terkait pinjam pakai tanah di Pangkalan TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang, sebagai bandar udara (bandara). Acara penandatangan kerjasama digelar di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat (18/6/2021), malam.

Panglima Komando Operasi TNI AU II Marsda TNI Minggit Tribowo mengatakan, ada dua hal penting yang disepakati dalam perjanjian kerja sama. Pertama, penggunaan Lanud Abdulrachman Saleh sebagai bandara. Kedua, pemakaian aset tanah Lanud sebagai bandara. "Ini merupakan kelanjutan kerjasama yang sudah lama dibangun," kata Marsda Minggit.

Minggit menyatakan, sesuai pesan Kepala Staf AU, aset yang dimiliki TNI AU di Abdulrachman Saleh harus diberdayakan guna membantu perekonomian masyarakat di Jatim. Mewakili institusi, pihaknya sangat mendorong kerjasama tersebut, sesuai kebijakan pimpinan dan untuk kemajuan Jatim. Baca juga: Posko Perbantuan Didirikan, Penyekatan ke Arah Madura Bisa Bantu Bangkalan

"Ke depan kita harap ini akan berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan diharapkan nanti setelah COVID-19 bisa diatasi akan semakin tumbuh, dan memudahkan transportasi udara," terangnya.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, di Jatim ada 11 kabupaten/kota memiliki yang ketergantungan yang tinggi terhadap koneksitas publik transportasi udara di Lanud Abdulrachman Saleh.

Dengan perjanjian ini, kebutuhan 11 kabupaten/kota akan transportasi udara diharapkan bisa terpenuhi."Nah 11 kabupaten dan kota ini akan ter-support dengan kebutuhan-kebutuhan, terutama untuk Malang Raya sendiri," katanya.



Khofifah menambahkan, terdapat sejumlah fasilitas di Abdulrachman Saleh yang harus direnovasi. Ini agar memberi pelayanan yang maksimal kepada para calon penumpang. Baca juga: KSAU Sematkan Penghargaan Adhi Makayasa kepada Sermatutar Laode Abdul Muis

Seperti renovasi di terminal bagian kedatangan penumpang, agar bisa seimbang, dengan terminal bagian keberangkatan. "Jatim merupakan satu-satunya provinsi yang diberikan kepercayaan oleh Kemenhub untuk mengelola pelabuhan udara," imbuhnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top