Halal Bihalal Tingkat Provinsi Sulsel Digelar Secara Virtual
Selasa, 26 Mei 2020 - 09:21 WIB
loading...
Gubernur Sulsel menggelar Halal Bihalal secara virtual dengan jajaran pejabat Pemprov Sulsel dan Kepala Daerah. Foto: Humas Sulsel
A
A
A
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulsel menggelar halal bihalal, namun kali ini berbeda karena digelar secara virtual, pada Selasa, (26/05/2020). Ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19.
Halal bihalal ini diikuti Gubernur Sulse l Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Kepala Daerah se Sulsel, hingga jajaran perbankan. Adapula Ketua Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan.
Gubernur Sulsel , Nurdin Abdullah, menyampaikan suasana halal bihalal secara virtual ini merupakan pengalaman pertama. Sebelumnya, ibadah Ramadhan pun dilakukan penuh keterbatasan, dimana kita tidak bisa melakukan itikaf di masjid dan segala keterbatasan lainnya.
"Namun demikian, kondisi ini tidak boleh melemahkan kita," kata Nurdin Abdullah.
Di tengah pandemi COVID-19 ini, kepala daerah dituntut untuk inovatif. Dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel siap untuk memberikan support. Pemerintah harus membiasakan masyarakat untuk melakukan pola hidup yang baru. Tetap memakai masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak.
Halal bihalal ini diikuti Gubernur Sulse l Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Kepala Daerah se Sulsel, hingga jajaran perbankan. Adapula Ketua Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan.
Gubernur Sulsel , Nurdin Abdullah, menyampaikan suasana halal bihalal secara virtual ini merupakan pengalaman pertama. Sebelumnya, ibadah Ramadhan pun dilakukan penuh keterbatasan, dimana kita tidak bisa melakukan itikaf di masjid dan segala keterbatasan lainnya.
"Namun demikian, kondisi ini tidak boleh melemahkan kita," kata Nurdin Abdullah.
Di tengah pandemi COVID-19 ini, kepala daerah dituntut untuk inovatif. Dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel siap untuk memberikan support. Pemerintah harus membiasakan masyarakat untuk melakukan pola hidup yang baru. Tetap memakai masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak.
Lihat Juga :