42 Titik Drainase di Makassar Telah Dibenahi Sepanjang 2021
Kamis, 17 Juni 2021 - 14:05 WIB
loading...
Satgas Drainase Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Makassar saat mengeruk sendimen di drainase kota Makassar. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Makassar, membenahi sebanyak 42 titik saluran drainase dan kanal sepanjang tahun 2021 guna mengantisipasi banjir saat musim hujan datang.
Titik-titik tersebut tersebar di 15 lokasi, di antaranya sepanjang Jalan Tamangapa Raya, Jalan Kumala, Jalan Traktor, Jalan Makkio Baji, Jalan Bayam, Jalan Beringin Raya, Jalan Tala Salapang, Perumahan Nusa Tamalatea Indah, Jalan Toddoppuli 6, Jalan Mawang, Jalan Sabutung, Komplek CV Dewi, Komplek BPS dan dua kanal yaitu Kanal Pannampu dan Jongayya.
Baca Juga: 9.827 Lampu Jalan Telah Dibenahi Sepanjang Tahun 2021
Plt Kepala Seksi Pengendalian Air dan Drainase DPU Kota Makassar Jumain mengatakan, endapan yang diangkat perharinya dapat mencapai 154 m³, dimana upaya pengerukan telah dilakukan sejak awal tahun.
"Sejauh ini sudah 42 titik dan masih terus dilakukan pengerukan, itu perharinya saja bisa mencapai 154 kubik jika ditotal," ujarnya.
Pihaknya juga mengintenskan pengerukan pada daerah-daerah rawan banjir seperti Kecamatan Biringkanayya dan Tamalanrea. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan banjir saat akhir tahun tiba.
"Ini kan tidak semua drainase juga kita tangani karena beberapa juga itu merupakan tanggungjawab dari kelurahan. Untuk saat ini kita fokus juga ke titik-titik itu (rawan), itu kita rutin kan setiap hari," ujarnya.
Titik-titik tersebut tersebar di 15 lokasi, di antaranya sepanjang Jalan Tamangapa Raya, Jalan Kumala, Jalan Traktor, Jalan Makkio Baji, Jalan Bayam, Jalan Beringin Raya, Jalan Tala Salapang, Perumahan Nusa Tamalatea Indah, Jalan Toddoppuli 6, Jalan Mawang, Jalan Sabutung, Komplek CV Dewi, Komplek BPS dan dua kanal yaitu Kanal Pannampu dan Jongayya.
Baca Juga: 9.827 Lampu Jalan Telah Dibenahi Sepanjang Tahun 2021
Plt Kepala Seksi Pengendalian Air dan Drainase DPU Kota Makassar Jumain mengatakan, endapan yang diangkat perharinya dapat mencapai 154 m³, dimana upaya pengerukan telah dilakukan sejak awal tahun.
"Sejauh ini sudah 42 titik dan masih terus dilakukan pengerukan, itu perharinya saja bisa mencapai 154 kubik jika ditotal," ujarnya.
Pihaknya juga mengintenskan pengerukan pada daerah-daerah rawan banjir seperti Kecamatan Biringkanayya dan Tamalanrea. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan banjir saat akhir tahun tiba.
"Ini kan tidak semua drainase juga kita tangani karena beberapa juga itu merupakan tanggungjawab dari kelurahan. Untuk saat ini kita fokus juga ke titik-titik itu (rawan), itu kita rutin kan setiap hari," ujarnya.
Lihat Juga :