Dubes AS Disandera Teroris, Taifib dan Marinir Amerika Lakukan Serangan Mematikan
Selasa, 15 Juni 2021 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Terlanjur Dihajar hingga Babak Belur Saat Ditangkap, Warga Pekanbaru Ini Ternyata Bukan Teroris
Prajurit Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL di bawah pimpinan Lettu Mar. Adzami Patriot membuat perencanaan untuk pembebasan sandera, dengan prajurit USMC Reconnaissance Unit yang dipimpin oleh Captain Nicholas Paparella di Posko yang berada di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir 7 Lampon, Banyuwangi.
Pasukan gabungan itu akhirnya melakukan penyerbuan ke pusat komando milik kelompok teroris, melalui darat dan udara dengan menggunakan pesawat Heli Bell-412/HU-4206. Sempat terjadi baku tembak dengan kelompok teroris saat prajurit Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL, dan prajurit USMC Reconnaissance Unit mendekati Pantai Pancer.
![Dubes AS Disandera Teroris, Taifib dan Marinir Amerika Lakukan Serangan Mematikan]()
Dengan kemampuannya sebagai pasukan khusus, prajurit Marinir kedua negara tersebut berhasil melumpuhkan anggota kelompok teroris, melalui serangan kilat yang mematikan. Duta Besar Amerika juga berhasil dibebaskan, lalu dievakuasi dengan cara STABO menggunakan Heli Bell-412/HU-4206 milik Skuadron 400 Wing Udara 2 Puspenerbal Surabaya, yang diterbangkan Mayor Laut (P) Hadi, dan Copilot Letda Laut (P) Dito.
Prajurit Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL di bawah pimpinan Lettu Mar. Adzami Patriot membuat perencanaan untuk pembebasan sandera, dengan prajurit USMC Reconnaissance Unit yang dipimpin oleh Captain Nicholas Paparella di Posko yang berada di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir 7 Lampon, Banyuwangi.
Pasukan gabungan itu akhirnya melakukan penyerbuan ke pusat komando milik kelompok teroris, melalui darat dan udara dengan menggunakan pesawat Heli Bell-412/HU-4206. Sempat terjadi baku tembak dengan kelompok teroris saat prajurit Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL, dan prajurit USMC Reconnaissance Unit mendekati Pantai Pancer.
.jpg)
Dengan kemampuannya sebagai pasukan khusus, prajurit Marinir kedua negara tersebut berhasil melumpuhkan anggota kelompok teroris, melalui serangan kilat yang mematikan. Duta Besar Amerika juga berhasil dibebaskan, lalu dievakuasi dengan cara STABO menggunakan Heli Bell-412/HU-4206 milik Skuadron 400 Wing Udara 2 Puspenerbal Surabaya, yang diterbangkan Mayor Laut (P) Hadi, dan Copilot Letda Laut (P) Dito.
Lihat Juga :