Masih Berduka, Koalisi Papua Bangkit Tak Bahas Pengganti Wagub,Tunggu 40 Hari
Minggu, 13 Juni 2021 - 23:52 WIB
loading...
Ketua Koalisi Papua Bangkit Lukmen Jilid II, Mathius Awitouw dalam sebuah diskusi, dia mengaku belum membahas soal pengganti Wagup Papua, Klemen Tinal. Foto: iNews/Omega Batkorumbawa
A
A
A
JAYAPURA - Koalisi Papua Bangkit Lukmen Jilid II hingga kini belum membahas soal siapa sosok yang paling tepat menduduki jabatan wakil gubernur (Wabup) Papua, yang ditinggal Klemen Tinal karena meninggal , beberapa waktu lalu.
Ketua Koalisi Papua Bangkit Lukmen Jilid II, Mathius Awitouw mengatakan, untuk kekosongan wakil gubernur adalah tanggung jawab koalisi, bagaimana proses pengisian posisi Wagub sebab koalisi politik berlangsung selama 5 tahun.
Baca juga: Wagub Papua Klemen Tinal Meninggal Dunia, Kemendagri Berduka
Jadi selama pemerintahan ada, koalisi partai trus mendampingi gubernur dan wakil gubernur sampai habis masa jabatan. “Dalam situasi ini, kami berpendapat mengingat situasi masih dalam kedukaan, koalisi tidak melakukan reaksi untuk koordinasi dan komunikasi membicarakan siapa pengganti almarhum Klemen Tinal di kursi wagub Papua. Mungkin setelah 40 hari baru koalisi akan komunikasi terkait hal ini,” ujarnya kepada wartawan di jayapura. Minggu,(13/6/2021)
Dia juga mengutarakan, usai 40 hari kepergian almarhum Klemen Tinal pada tanggal 29 Juni nanti, maka pihaknya akan mengagendakan pertemuan dengan 8pimpinan partai koalisi yang ada di Papua.
Baca juga: Beredar Surat Laporan Intelijen soal Penyusupan Pratu Lucky Matuan ke TPNPB OPM Lekagak Telenggen
“Karena itu, kami menyampaikan ke publik bahwa dalam waktu dekat koalisi akan melakukan pertemuan dengan pimpinan partai koalisi untuk mendengar pandangan-pandangan bagaimana proses ini dilakukan. Koalisi juga akan mendengar arahan gubernur Lukas Enembe, sebab berpasangan harus cocok. Makanya pandangan gubernur juga menjadi penting," tuturnya
Ketua Koalisi Papua Bangkit Lukmen Jilid II, Mathius Awitouw mengatakan, untuk kekosongan wakil gubernur adalah tanggung jawab koalisi, bagaimana proses pengisian posisi Wagub sebab koalisi politik berlangsung selama 5 tahun.
Baca juga: Wagub Papua Klemen Tinal Meninggal Dunia, Kemendagri Berduka
Jadi selama pemerintahan ada, koalisi partai trus mendampingi gubernur dan wakil gubernur sampai habis masa jabatan. “Dalam situasi ini, kami berpendapat mengingat situasi masih dalam kedukaan, koalisi tidak melakukan reaksi untuk koordinasi dan komunikasi membicarakan siapa pengganti almarhum Klemen Tinal di kursi wagub Papua. Mungkin setelah 40 hari baru koalisi akan komunikasi terkait hal ini,” ujarnya kepada wartawan di jayapura. Minggu,(13/6/2021)
Dia juga mengutarakan, usai 40 hari kepergian almarhum Klemen Tinal pada tanggal 29 Juni nanti, maka pihaknya akan mengagendakan pertemuan dengan 8pimpinan partai koalisi yang ada di Papua.
Baca juga: Beredar Surat Laporan Intelijen soal Penyusupan Pratu Lucky Matuan ke TPNPB OPM Lekagak Telenggen
“Karena itu, kami menyampaikan ke publik bahwa dalam waktu dekat koalisi akan melakukan pertemuan dengan pimpinan partai koalisi untuk mendengar pandangan-pandangan bagaimana proses ini dilakukan. Koalisi juga akan mendengar arahan gubernur Lukas Enembe, sebab berpasangan harus cocok. Makanya pandangan gubernur juga menjadi penting," tuturnya
Lihat Juga :