Klaster Keluarga Plosokuning Tambah 23 Jadi 34 Orang, Lockdown Diperpanjang 10 Hari
Sabtu, 12 Juni 2021 - 08:31 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Puskesmas Ngaglik 1, Sleman Khamidah Yuliati mengatakan untuk testing massal belum mendapatkan laporan dari Satgas COVID-19 kalurahan. Baca juga: 104 Warga Cilangkap Positif COVID-19, 2 Sembuh dan Sisanya Masih Diisolasi
Untuk itu sambil menunggu hasilnya tetap akan memantau, apakau di sekitar tempat tersebut ada yang bergejala atau tidak, termasuk bagi warga yang merasa bergejala seperti COVID-19 segera melapor ke Puskesmas untuk dilakukan swab.“Untuk yang positif sudah tertangani dan bagi yang isolasi mandiri di rumah terus kami pantau,” jelasnya.
Lurah Minomarrani, Ngaglik, Sleman, Edi Suroto mengatakan dengan adanya tambahan warga yang positif COVID-19, maka memperpanjang lockdown mikro di RT 22 Plosokuning V, yaitu minimal selama 10 hari-14 hari.
Untuk itu sambil menunggu hasilnya tetap akan memantau, apakau di sekitar tempat tersebut ada yang bergejala atau tidak, termasuk bagi warga yang merasa bergejala seperti COVID-19 segera melapor ke Puskesmas untuk dilakukan swab.“Untuk yang positif sudah tertangani dan bagi yang isolasi mandiri di rumah terus kami pantau,” jelasnya.
Lurah Minomarrani, Ngaglik, Sleman, Edi Suroto mengatakan dengan adanya tambahan warga yang positif COVID-19, maka memperpanjang lockdown mikro di RT 22 Plosokuning V, yaitu minimal selama 10 hari-14 hari.
(don)
Lihat Juga :