Kinerja Industri Asuransi Jiwa Tahun Ini Bergerak Positif
Kamis, 10 Juni 2021 - 15:07 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, AXA Mandiri berfokus pada proteksi jiwa maupun kesehatan bagi nasabah dengan membuat segmentasi nasabah menyesuaikan dengan kondisi perekonomian saat ini.
Dari sisi pemasaran, dalam menyiasati pandemi, AXA Mandiri telah mengembangkan layanan digital, dengan meluncurkan dua aplikasi yang dapat digunakan oleh para tenaga pemasar maupun nasabah. Melalui aplikasi tersebut, nasabah dapat melakukan tanya jawab secara langsung, dan mendapatkan poin-poin tertentu dalam membayar premi.
AXA Mandiri pada 2020 sendiri mencatatkan kinerja klaim asuransi sebesar Rp4,8 triliun. Jumlah klaim yang dibayarkan tersebut turun dibandingkan dengan 2019, yang mencapai Rp5,3 triliun.
Akademisi Universitas Negeri Makassar (UNM) , Muhammad Zulfadli memandang perubahan yang terjadi akibat pandemi, banyak mempengaruhi perilaku masyarakat dalam berasuransi .
Baca juga:AXA Mandiri Donasikan Rp1,37 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
"Jadi asuransi bukan hanya sekadar proteksi, tetapi justru telah menjadi sebuah gaya hidup sebetulnya karena pandemi ini. Ke mana-mana, pasti banyak yang butuh proteksi asuransi yang bersifat jangka pendek, ini kemudian saya bilang sudah semacam gaya hidup," tuturnya.
Selain itu, paparnya, prospek asuransi jiwa di masa pemulihan ini bakal menjadi momentum rebound bagi industri, namun tetap harus disertai dengan langkah-langkah edukasi bagi calon pemegang polis.
Dari sisi pemasaran, dalam menyiasati pandemi, AXA Mandiri telah mengembangkan layanan digital, dengan meluncurkan dua aplikasi yang dapat digunakan oleh para tenaga pemasar maupun nasabah. Melalui aplikasi tersebut, nasabah dapat melakukan tanya jawab secara langsung, dan mendapatkan poin-poin tertentu dalam membayar premi.
AXA Mandiri pada 2020 sendiri mencatatkan kinerja klaim asuransi sebesar Rp4,8 triliun. Jumlah klaim yang dibayarkan tersebut turun dibandingkan dengan 2019, yang mencapai Rp5,3 triliun.
Akademisi Universitas Negeri Makassar (UNM) , Muhammad Zulfadli memandang perubahan yang terjadi akibat pandemi, banyak mempengaruhi perilaku masyarakat dalam berasuransi .
Baca juga:AXA Mandiri Donasikan Rp1,37 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
"Jadi asuransi bukan hanya sekadar proteksi, tetapi justru telah menjadi sebuah gaya hidup sebetulnya karena pandemi ini. Ke mana-mana, pasti banyak yang butuh proteksi asuransi yang bersifat jangka pendek, ini kemudian saya bilang sudah semacam gaya hidup," tuturnya.
Selain itu, paparnya, prospek asuransi jiwa di masa pemulihan ini bakal menjadi momentum rebound bagi industri, namun tetap harus disertai dengan langkah-langkah edukasi bagi calon pemegang polis.
(luq)
Lihat Juga :