Tangis Pecah di Lamongan, Korban Meninggal Akibat COVID-19 Terus Bertambah
Rabu, 09 Juni 2021 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
Swab door to door ini, lebih afektif dan humanis serta tidak menimbulkan kerumunan. Swab massal ini dilakukan di dua desa, yaitu Desa Sidodowo, dan Desa Jatipayak, yang lokasinya saling berbatasan.
Baca juga: Uang Sekolah Belum Lunas, Kepala Sekolah SD Inpres Bersimbah Darah Ditikam Wali Murid
Benurut Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dari sampling 373 warga di Desa Sidodowo, yang dinyatakan positif COVID-19 ada 96 orang. Sedangkan, di Desa Jatipayak, yang berdekatan dengan Desa Sidodowo, petugas mendapati enam potif COVID-19 . "Dari Desa Sidodowo, yang positif 96 orang. Ini nanti akan kita swab terus," tegasnya.
Meski terjadi lonjakan di dua desa akibat klaster hajatan sepekan lalu, status COVID-19 di Kabupaten Lamongan, saat ini berada di zona kuning, dengan jumlah konfirmasi 2.886 orang, sebanyak 319 orang positif COVID-19 , suspek meninggal 135 orang, dan positif COVID-19 meninggal 174 orang.
Baca juga: Uang Sekolah Belum Lunas, Kepala Sekolah SD Inpres Bersimbah Darah Ditikam Wali Murid
Benurut Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dari sampling 373 warga di Desa Sidodowo, yang dinyatakan positif COVID-19 ada 96 orang. Sedangkan, di Desa Jatipayak, yang berdekatan dengan Desa Sidodowo, petugas mendapati enam potif COVID-19 . "Dari Desa Sidodowo, yang positif 96 orang. Ini nanti akan kita swab terus," tegasnya.
Meski terjadi lonjakan di dua desa akibat klaster hajatan sepekan lalu, status COVID-19 di Kabupaten Lamongan, saat ini berada di zona kuning, dengan jumlah konfirmasi 2.886 orang, sebanyak 319 orang positif COVID-19 , suspek meninggal 135 orang, dan positif COVID-19 meninggal 174 orang.
(eyt)
Lihat Juga :