Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Menabung 22 Tahun, Tukang Tambal Ban di Boyolali Kembali Batal Berangkat Haji

loading...
Menabung 22 Tahun, Tukang Tambal Ban di Boyolali Kembali Batal Berangkat Haji
Penundaan keberangkatan haji tahun ini, membuat Anantono kembali gagal untuk menunaikan ibadah haji. Foto/iNews TV/Tata Rahmanta
BOYOLALI - Keinginan Anantono untuk dapat menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah, harus kembali dipendam dalam-dalam. Mengingat, tahun ini pemerintah kembali menunda untuk memberangkatkan haji , akibat COVID-19.

Baca juga: Kisah Lilis Mukhlisoh, Ditabrak Orang Hingga Tiga Kali Gagal Berangkat Ibadah Haji

Pria yang sehari-hari menjadi tukang tambal ban ini, sudah dua kali ini gagal berangkat haji . Padahal, dia harus menabung selama 22 tahun lamanya untuk bisa mewujudkan mimpinya menunaikan ibadah haji .





Receh demi receh dia kumpulkan dari tempat tambal bannya yang ada di tepi jalan di Desa Nepen Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Namun keinginannya itu harus kembali diurungkan, karena kondisi pandemi COVID-19 yang menguji kesabaran semua orang.

Baca juga: Uang Sekolah Belum Lunas, Kepala Sekolah SD Inpres Bersimbah Darah Ditikam Wali Murid

Sebelum menjadi tukang tambal ban, Anantono mengaku merupakan sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jurusan Solo-Jakarta. "Saya ingin dekat dengan keluarga, akhirnya pada tahun 2003 keluar dari PO Bus tempatnya bekerja, dan menjadi tukang tambal ban ," tuturnya.

Selama menjadi tukang tambal ban, Anantono menyisihkan penghasilannya sedikit demi sedikit, hingga mampu melunasi biaya pelaksanaan ibadah haji sebesar Rp36 juta pada tahun 2019 lalu.

Baca juga: Istri Cantiknya Dilamar Pria Lain, Suami Ini Tikam Istrinya hingga Bersimbah Darah

Anantono sudah mendaftar haji pada tahun 2010, dan rencananya waktu itu mendaftar bersama isterinya, namun karena pada tahun 2019 isterinya mengalami kecelakaan dan patah tulang, sehingga sebagian uang yang rencananya untuk mendaftar haji habis untuk berobat isterinya.



Berbagai persiapan telah dilakukan Anantono untuk berangkat haji . Dari berolah raga pagi, hingga menghafal doa-doa saat berada di tanah suci Mekkah. "Kalau ditanya kecewa, pastinya saya kecewa karena sudah dua kali batal berangkat. Harusnya saya bisa berangkat pada 15 Juni 2021 mendatang. Tetapi tidak boleh putus asa," tuturnya.

Baca juga: Wanita Cantik Jadi Bandar Narkoba di Mataram, Saat Digerebek Simpan Senpi dan Sajam

Di tengah kesibukannya menjalankan usaha tambal ban, Anantono berharap semoga pandemi COVID-19 segera berakhir, dan tahun depan pemerintah memberangkatkan calon jamaah haji ke tanah suci Mekkah, termasuk dirinya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top