Layanan di Masa Pembatasan Perjalanan Bandara A Yani Jadi Percontohan
Senin, 25 Mei 2020 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
“Selain itu kemudian hal-hal yang memutus segala sesuatu terkait adanya interaksi secara fisik, seperti pembelian tiket, interaksi dengan customer service dan juga hal-hal lain yang selama ini dilakukan secara interaksi fisik dengan menerapkan digitalisasi diberbagai titik, sehingga meminimalisir terjadinya kontak fisik,” imbuhnya.
Ia menerangkan, di beberapa bandara juga sudah mengimplementasikan digitalisasi tersebut. Kedepannya berbagai macam kelaziman baru akan segera diimplementasikan, namun saat ini masih dikaji lebih lanjut terkait hal tersebut.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto mengatakan, pihaknya beserta para stakeholder seperti KKP, Imigrasi, Bea dan Cukai, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 serta pihak terkait lainnya berkomitmen untuk bekerja bersama-sama dalam memberikan pelayanan yang terbaik di kondisi saat ini.
“Dimana kedepannya kondisi normal sebelum dan pasca pembatasan perjalanan orang dalam percepatan penanganan COVID-19 ini tentunya akan menimbulkan pola dan perilaku yang berbeda. Maka dari itu, langkah-langkah strategis akan diterapkan oleh pihak bandara, sehingga pelayanan tetap terjaga meskipun diberlakukan protokol kesehatan yang ketat,” kata Hardi.
Ia menerangkan, di beberapa bandara juga sudah mengimplementasikan digitalisasi tersebut. Kedepannya berbagai macam kelaziman baru akan segera diimplementasikan, namun saat ini masih dikaji lebih lanjut terkait hal tersebut.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto mengatakan, pihaknya beserta para stakeholder seperti KKP, Imigrasi, Bea dan Cukai, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 serta pihak terkait lainnya berkomitmen untuk bekerja bersama-sama dalam memberikan pelayanan yang terbaik di kondisi saat ini.
“Dimana kedepannya kondisi normal sebelum dan pasca pembatasan perjalanan orang dalam percepatan penanganan COVID-19 ini tentunya akan menimbulkan pola dan perilaku yang berbeda. Maka dari itu, langkah-langkah strategis akan diterapkan oleh pihak bandara, sehingga pelayanan tetap terjaga meskipun diberlakukan protokol kesehatan yang ketat,” kata Hardi.
(nun)
Lihat Juga :