Kecerdasan Anak dengan Asupan ASI Lebih Tinggi, Ini Penjelasannya

Senin, 07 Juni 2021 - 22:40 WIB
loading...
Kecerdasan Anak dengan...
Verly Hosea, dokter spesialis anak dari Siloam Hospitals Makassar. Foto/Ist
A A A
MAKASSAR - Air susu ibu (ASI) mengandung semua yang dibutuhkan oleh bayi, mulai makronutrien yaitu karbohidrat, protein dan lemak yang penting untuk perkembangan otak bayi, serta mikro nutrien seperti vitamin dan mineral. Oleh karena itu, ASI memiliki peran penting dan menjadi makanan utama bayi selama 6 bulan.

Baca juga: Mahasiswa ITS Gagas Bisnis MPASI Berbahan Dasar Buah Mangrove

"Kecerdasan anak yang mendapatkan ASI (nilai IQ) ditemukan lebih tinggi daripada anak yang diberikan susu formula, karena kandungan dari ASI yang memiliki peranan penting untuk perkembangan otak," kata dr Verly Hosea Sp.A, dokter Spesialis Anak dari Siloam Hospitals Makassar saat edukasi virtual health talk, dikutip Senin (7/6/2021).

Baca juga: Kabur ke Hutan Bakau dengan Lumpur Sepinggang, Polisi Buru 4 ABK Kapal 'Hantu'

ASI mengandung hingga 90% air, dan mengandung laktosa dua kali lebih besar dari yang ada pada susu formula. Bagi sebagian ibu menyusui, lanjut dia, apabila ASI belum keluar di awal kelahiran atau volumenya masih sedikit maka tidak perlu khawatir.

Sebab, kebutuhan ASI bayi pada masa itu juga masih sedikit. Pada bayi baru lahir, ukuran lambung bayi masih sangat kecil yaitu kira-kira hanya sebesar kelereng hingga bayi berusia 3 hari. "Jadi prinsip pemberiannya yaitu sedikit demi sedikit namun sering diberikan," tuturnya.

Karena ukuran lambung bayi yang masih kecil maka diperlukan waktu sekitar satu jam untuk kosong kembali, untuk itu pastikan bayi menerima asupan ASI minimal diantara 2-3 jam.

Verly menjelaskan, colostrum atau ASI yang pertama kali keluar sangat banyak manfaatnya. Hal itu karena colostrum sangat banyak mengandung antibodi dan protein, yang berfungsi untuk meningkatkan sistem imun tubuh bayi. Dengan teksturnya yang kental dan volumenya tidak begitu banyak, Colostrum biasanya mulai dihasilkan sejak hari pertama ibu melahirkan sampai hari ke lima.

"Dari beberapa penelitian, bayi yang mendapatkan ASI akan lebih mudah menerima MPASI nantinya," lanjutnya. Dengan demikian dapat menghindari terjadinya picky eaters ataupun selective eaters dikarenakan ASI yang didapatkan telah memiliki berbagai macam rasa sesuai dengan pola makan ibu.

"Akhirnya saat bayi menerima MPASI, bayi akan lebih tidak memilih-milih makanan karena tidak asing dengan rasa yang sebelumnya ia dapatkan dari ASI," urainya.

Verly menegaskan, kegiatan menyusui tidak dibatasi saat ibu sedang sakit. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memberikan ASI pada bayi selama fisik ibu mampu untuk tetap memberikan ASI.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa Nanggerang Apresiasi...
Desa Nanggerang Apresiasi MNC Peduli Beri Makanan-Mainan: Tambah Motivasi Anak
Susu Kental Manis Masih...
Susu Kental Manis Masih Banyak Dijadikan Susu Anak di Maluku
Tuan Guru Ganjar Sumut...
Tuan Guru Ganjar Sumut Edukasi Cegah Stunting Berbasis Agama
Alami Susah Tidur? Begini...
Alami Susah Tidur? Begini Cara Mengatasinya
Didirikan Yayasan Tumbuh...
Didirikan Yayasan Tumbuh Kembang Anak, Aiptu Hadi Sutomo Diapresiasi Lemkapi
Stres Dapat Memicu Terjangkitnya...
Stres Dapat Memicu Terjangkitnya Penyakit Lupus, Ini Alasannya
Orang Tua Sering Bertengkar...
Orang Tua Sering Bertengkar di Rumah? Ini Dampaknya pada Otak Anak!
Viral! Anak TK di Jepang...
Viral! Anak TK di Jepang Mendaki Gunung 2.700 Ketinggian Mdpl, Ini Manfaat Belajar dari Alam
Maksimalkan Intelegensi...
Maksimalkan Intelegensi Si Kecil, 10 Keluarga Indonesia Ikuti Petualangan Edukatif di Singapura
Rekomendasi
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketua Umum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved