Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Rayakan Ulang Tahun Bung Karno, Perupa Blitar Kumpul di Istana Gebang

loading...
Rayakan Ulang Tahun Bung Karno, Perupa Blitar Kumpul di Istana Gebang
Para perupa Blitar Raya, merayakan hari ulang tahun Bung Karno di pelataran Istana Gebang Kota Blitar. Foto/SINDOnews/Solichan Arif
BLITAR - Peringatan 120 tahun Bung Karno , menjadi perhatian serius para seniman seni rupa di Blitar Raya. Mereka berkumpul di pelataran Istana Gebang Kota Blitar. Secara bersama-sama mereka melukis gadis muda berjarik berkebaya dengan potret Bung Karno terdekap di dada.

Baca juga: Tengah Malam Eri Cahyadi ke Makam Bung Karno, Doakan Warga Surabaya Sejahtera

"Ini merupakan cara kami sebagai warga Blitar, mengulang tahuni bapak bangsa kita," tutur Soni (48) perupa Blitar, yang di tahun 2014 lalu lukisan Bung Karno karyanya tembus rekor MURI kepada SINDOnews.





Nanda mengenakan kebaya warna merah menyala. Rambutnya bersanggul. Wajahnya yang berhias senyuman, tersaput make up tipis. Malam itu. Mahasiswi semester empat jurusan publik relation Universitas Brawijaya Malang tersebut, menjadi primadona.

Baca juga: Gelar Pesta dan Wayang hingga Larut Malam, Rumah Bu Kades Digeruduk Satgas COVID-19

Semua pandangan tertuju padanya. Di atas kanvas putih 60 cm X 40 cm, kuas yang tercelup cairan cat alklirik terus bergerak. Di tangan para sketer, pensil juga tidak berhenti mengarsir. Perlahan. Bersama potret Bung Karno , garis wajah Nanda serta lekuk tubuhnya, berpindah ke atas kanvas dan kertas.

Keheningan malam di rumah masa kecil Bung Karno tiba-tiba pecah. Seorang musisi lokal yang biasa meraungkan lagu rock'n roll, tiba-tiba memetik dawai gitar bolong. Irama instrumentalia dimainkan berulang-ulang.

Baca juga: Pintu Masuk Kota Surabaya Diperketat, Pelintas Jembatan Suramadu Jalan Swab

Sementara para perupa tetap khusyuk meluruskan konsentrasinya. Dari ekspresi senyuman Nanda, tatapan mata mereka beralih ke foto Bung Karno . Foto ukuran setengah badan. Putra sang fajar mengenakan blangkon, beskap dengan leher berhias dasi kupu-kupu. Ekspresinya kaku.



"Kalau ada yang tanya kenapa yang dipakai foto Bung Karno remaja?. Karena yang kita rayakan adalah hari lahirnya," tutur Soni menjelaskan. Sejak pandemi COVID-19 melanda. Ini pertama kalinya para perupa Blitar Raya kembali merayakan ultah Bung Karno .

Pada 6 Juni 2020, mereka nyaris tidak menggelar kegiatan apa-apa. Terutama di ruang publik. Baik di Istana Gebang maupun komplek Makam Bung Karno . Karena alasan pandemi perform dan kegiatan seni sejenisnya, ditiadakan.

Baca juga: Cemburu Suami Lebih Sayang Anak, Ibu Muda Cantik Ini Tega Bunuh Anak Tirinya
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top