Kadis Kominfo Bantah Ada 5 Dokter RSUD Padangsidimpuan Mundur
Senin, 20 April 2020 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
Insentif gugus tugas percepatan Covid-19 Kota Padangsidimpuan juga sudah ditampung, tapi masih belum dalam proses tahapan sesuai ketentuan.
Dalam surat ini, Kadis Kominfo menilai pemberitaaan ini mengakibatkan kegaduhan di tengah pencegahan Covid-19, apalagi RSUD Kota Padangsidimpuan merupakan rumah sakit rujukan 7 Kabupaten.
Sehingga pemberitaan yang dilansir berdampak terhadap kepercayaan masyarakat maupun pemerintah daerah. Oleh karena itu, Pemkot Padangsidimpuan melayangkan bantahan sesuai mekanisme UU Pers.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, RSUD Kota Padangsidimpuan terus dirundung masalah. Setelah fasilitas tak lengkap, dan sejumlah Tenaga Harian Lepas (THL) belum dibayarkan, kini giliran 5 dokter spesialis yang mengundurkan diri karena uang insentif selama tiga bulan tak dibayarkan.
Kelima dokter yang mengundurkan diri masing-masing Dr.Musbar,Sp. OG, Dr.Romi,Sp.OG (Konsultan Onkologi), Dr.Novi Rahmi Asroel, Sp.KK, Dr. Fauzi Fahmi,Sp.B, Dr.Yessi,Sp.PA.
Dalam surat ini, Kadis Kominfo menilai pemberitaaan ini mengakibatkan kegaduhan di tengah pencegahan Covid-19, apalagi RSUD Kota Padangsidimpuan merupakan rumah sakit rujukan 7 Kabupaten.
Sehingga pemberitaan yang dilansir berdampak terhadap kepercayaan masyarakat maupun pemerintah daerah. Oleh karena itu, Pemkot Padangsidimpuan melayangkan bantahan sesuai mekanisme UU Pers.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, RSUD Kota Padangsidimpuan terus dirundung masalah. Setelah fasilitas tak lengkap, dan sejumlah Tenaga Harian Lepas (THL) belum dibayarkan, kini giliran 5 dokter spesialis yang mengundurkan diri karena uang insentif selama tiga bulan tak dibayarkan.
Kelima dokter yang mengundurkan diri masing-masing Dr.Musbar,Sp. OG, Dr.Romi,Sp.OG (Konsultan Onkologi), Dr.Novi Rahmi Asroel, Sp.KK, Dr. Fauzi Fahmi,Sp.B, Dr.Yessi,Sp.PA.
Lihat Juga :