Kasus COVID-19 Meningkat, Disdik Cimahi Belum Putuskan Gelar PTM 19 Juli
Kamis, 03 Juni 2021 - 17:50 WIB
loading...
Simulasi PTM yang digelar di salah satu SD di Kota Cimahi pada pekan lalu. Disdik Cimahi belum memutuskan akan menggelar PTM pada 19 Juli mendatang seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19. Foto/Dok.MPI
A
A
A
CIMAHI - Meningkatnya kasus COVID-19 di Cimahi pascalibur lebaran membuat Dinas Pendidikan Kota Cimahi berpikir ulang untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli mendatang.
Apalagi temuan kasus positif COVID-19 baru tersebut juga berasal dari kalangan siswa dan guru. Rinciannya lima siswa Sekolah Dasar (SD), dan tiga siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta tiga orang guru.
"Kami terus melakukan monitoring dan hasilnya dalam sepekan terakhir ada 5 siswa SD, 3 siswa SMP, dan 3 guru yang terkonfirmasi COVID-19," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi, Harjono, Kamis (3/6/2021).
baca ju Mengenaskan! Jadi Korban Begal, Warga Cipongkor KBB Luka Parah di Wajah ga:
Menurutnya, siswa tersebut terkonfirmasi positif COVID-19 sebelum pelaksanaan simulasi PTM yang sudah dijadwalkan sebelumnya. Sehingga bukan karena terpapar saat pelaksanaan simulasi.
Namun berdasarkan kesepakatan bersama, sekolah yang terdapat siswa dan guru yang terkonfirmasi positif maka simulasi PTM di sekolah tersebut ditunda terlebih dahulu sampai kondisi dirasa aman.
"Ada 8 SD yang ditunda proses simulasinya dan SMP tinggal 2 sekolah yang akan dimulai lagi simulasi PTM selama 2 hari yakni dari tanggal 7 dan 8 Juni 2021," tuturnya.
Apalagi temuan kasus positif COVID-19 baru tersebut juga berasal dari kalangan siswa dan guru. Rinciannya lima siswa Sekolah Dasar (SD), dan tiga siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta tiga orang guru.
"Kami terus melakukan monitoring dan hasilnya dalam sepekan terakhir ada 5 siswa SD, 3 siswa SMP, dan 3 guru yang terkonfirmasi COVID-19," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi, Harjono, Kamis (3/6/2021).
baca ju Mengenaskan! Jadi Korban Begal, Warga Cipongkor KBB Luka Parah di Wajah ga:
Menurutnya, siswa tersebut terkonfirmasi positif COVID-19 sebelum pelaksanaan simulasi PTM yang sudah dijadwalkan sebelumnya. Sehingga bukan karena terpapar saat pelaksanaan simulasi.
Namun berdasarkan kesepakatan bersama, sekolah yang terdapat siswa dan guru yang terkonfirmasi positif maka simulasi PTM di sekolah tersebut ditunda terlebih dahulu sampai kondisi dirasa aman.
"Ada 8 SD yang ditunda proses simulasinya dan SMP tinggal 2 sekolah yang akan dimulai lagi simulasi PTM selama 2 hari yakni dari tanggal 7 dan 8 Juni 2021," tuturnya.
Lihat Juga :