Mulai Agustus, Unpad Bakal Mulai Lakukan Pembelajaran Hybrid
Rabu, 02 Juni 2021 - 12:22 WIB
loading...
Universitas Padjadjaran (Unpad) mulai akan menerapkan pembelajaran secara hybrid pada Agustus mendatang. Saat ini, berbagai persiapan telah dilakukan. Foto dok/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Universitas Padjadjaran (Unpad) mulai akan menerapkan pembelajaran secara hybrid pada Agustus mendatang. Saat ini, berbagai persiapan telah dilakukan agar pembelajaran tersebut bisa maksimal namun tidak menimbulkan cluster baru.
Menurut Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti, nantinya Universitas Padjadjaran akan menerapkan sistem pembelajaran berbasis hybrid. Semua kegiatan universitas, mulai dari pendidikan, riset, pengabdian, layanan, dan inovasi lain dilakukan secara hybrid , atau kombinasi fisik dengan teknologi. Baca juga: Penerapan Hybrid Learning bagi Siswa, Ini Syarat Wajib untuk Guru Sekolah
Walau rencananya dibuka secara terbatas pada semester ganjil 2021/2022 mendatang, Unpad tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Rektor menjelaskan, ada sejumlah kriteria yang ditetapkan untuk membuka kegiatan pembelajaran tatap muka.
Kesediaan dosen pengampu, urgensi mata kuliah yang memerlukan kegiatan tatap muka, hingga kesediaan mahasiswa, kondisi kesehatan mahasiswa, dan izin orang tua menjadi beberapa kriteria yang ditetapkan sebelum menggelar pembelajaran tatap muka.“Untuk mahasiswa dari luar kota dibolehkan selama kompetensi mata kuliahnya tidak bisa ditinggalkan, kemudian sehat dan ada izin orang tua,” kata Rektor dalam siaran persnya.
Untuk mendukung pembelajaran hybrid, sejumlah persiapan tengah dilakukan. Hal pertama yang dilakukan adalah memperbarui kurikulum pada tiap program studi. Seluruh prodi di Unpad sudah melakukan pembaruan kurikulum yang sudah berbasis outcome. Selain itu, kurikulum juga sudah mengakomodasi kebijakan Kampus Merdeka. Baca juga: ITB Lakukan Digitalisasi Pendidikan di Masa Pandemi
Menurut Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti, nantinya Universitas Padjadjaran akan menerapkan sistem pembelajaran berbasis hybrid. Semua kegiatan universitas, mulai dari pendidikan, riset, pengabdian, layanan, dan inovasi lain dilakukan secara hybrid , atau kombinasi fisik dengan teknologi. Baca juga: Penerapan Hybrid Learning bagi Siswa, Ini Syarat Wajib untuk Guru Sekolah
Walau rencananya dibuka secara terbatas pada semester ganjil 2021/2022 mendatang, Unpad tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Rektor menjelaskan, ada sejumlah kriteria yang ditetapkan untuk membuka kegiatan pembelajaran tatap muka.
Kesediaan dosen pengampu, urgensi mata kuliah yang memerlukan kegiatan tatap muka, hingga kesediaan mahasiswa, kondisi kesehatan mahasiswa, dan izin orang tua menjadi beberapa kriteria yang ditetapkan sebelum menggelar pembelajaran tatap muka.“Untuk mahasiswa dari luar kota dibolehkan selama kompetensi mata kuliahnya tidak bisa ditinggalkan, kemudian sehat dan ada izin orang tua,” kata Rektor dalam siaran persnya.
Untuk mendukung pembelajaran hybrid, sejumlah persiapan tengah dilakukan. Hal pertama yang dilakukan adalah memperbarui kurikulum pada tiap program studi. Seluruh prodi di Unpad sudah melakukan pembaruan kurikulum yang sudah berbasis outcome. Selain itu, kurikulum juga sudah mengakomodasi kebijakan Kampus Merdeka. Baca juga: ITB Lakukan Digitalisasi Pendidikan di Masa Pandemi
Lihat Juga :