Risma Napak Tilas ke Penjara Bung Karno, Pesan Jangan Lupakan Sejarah

Rabu, 02 Juni 2021 - 10:49 WIB
loading...
Risma Napak Tilas ke...
Ketua DPP PDIP, Tri Rismaharani didampingi Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono saat napak tilas di Monumen Penjara Banceuy, Rabu (2/6/2021). Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Ketua DPP PDIP, Tri Rismaharani mengunjungi Monumen Penjara Banceuy di Jalan ABC, Kota Bandung, Jabar Rabu (2/6/2021) pagi. Kunjungan perempuan yang akrab disapa Risma itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Napak Tilas Bung Karno di Bandung yang digelar DPD PDIP Jabar.

Baca juga: Mustika Rasa, Media Diplomasi ala Bung Karno

Risma yang didamping oleh Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono sempat memasuki ruangan sempit, tempat Presiden Pertama Republik Indonesia (RI), Soekarno menjalani masa-masa persidangan karena aktivitas politiknya bersama Partai Nasional Indonesia (PNI) pada Desember 1929 silam.

Baca juga: Sejarah Hari Lahir Pancasila Bermula dari Pidato Bung Karno dan Kekalahan Jepang

"Di sini saya merasakan semangat Bung Karno memerdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia di ruangan yang hanya seluas kamar mandi," ungkap Risma.

Diketahui, bulan Juni merupakan Bulan Bung Karno yang selalu diperingati oleh kelompok nasionalis. Di bulan Juni pula, tepatnya 1 Juni, Pancasila yang digagas oleh Bung Karno lahir.

Keistimewaan bulan Juni lainnya, yakni Bung Karno lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya dan wafat pada 21 Juni 1970 di Jakarta.

"Ini dalam rangkaian Peringatan Bulan Bung Karno. Napak tilas yang digelar DPD PDI Perjuangan Jabar sangat bagus sekali. Di sini, kita bisa belajar bahwa perjuangan untuk maju dan sukses harus melewati segala cobaan dan harus dihadapi," tutur Risma.

Di masa kemerdekaan, kawasan Banceuy, Kota Bandung ini dikenal sebagai kompleks penjara. Namun, seiring berjalannya waktu, bangunan penjara dirobohkan pada 1983 dan hanya menyisakan satu kamar berukuran sekitar 2x3 meter persegi.

Ruangan sempit itulah yang ditinggali Bung Karno selama menjalani persidangan di Landraad yang kini menjadi Gedung Indonesia Menggugat.

"Di ruangan ini lah lahir pidato Indonesia Menggugat yang dibacakan Bung Karno di persidangan. Indonesia Menggugat menginsipirasi pemuda saat itu untuk memerdekakan Indonesia," katanya.

Risma dan Ono bahkan sempat merenung di dalam ruangan sempit itu. Risma pun sempat mengaku heran, bagaimana Bung Karno bisa bertahan di ruangan sekecil itu dalam jangka waktu lama.

"Dengan semangat yang hadir di ruangan ini, kita harus semangat, tidak boleh putus asa. Bung Karno sudah ajarkan itu di ruangan ini. Saya pegang replika sajadah yang digunakan Bung Karno, dia terus berdoa dan terwujudlah kemerdekaan itu," tutur Risma.

Saat ini, lanjut Risma, tugas semua pihak untuk melanjutkan perjuangan Bung Karno. Sejarah yang ditorehkan, kata Risma, harus jadi pelajaran untuk memperbaiki masa depan.

"Jangan melupakan sejarah. Dengan melihat sejarah kita tidak bisa terpecah belah," tegasnya.

Setelah napak tilas di Monumen Penjara Banceuy, Risma melanjutkan napak tilasnya ke Gedung Indonesia Menggugat di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Bung Karno ditahan di Penjara Banceuy selama persidangan di Landraad yang dimulai Agustus 1930 hingga Desember 1930 karena aktivitas politiknya bersama PNI. Setelah divonis bersalah dan dipidana penjara selama 4 tahun, Bung Karno dipindahkan ke Lapas Sukamiskin, Bandung.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Gubernur Pramono Anung...
Gubernur Pramono Anung Bersama Megawati Resmikan Taman Bendera Pusaka
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Kisah Letkol Imam Syafiie...
Kisah Letkol Imam Syafiie Tolak Tawaran Bung Karno Jadi Komandan Cakrabirawa
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved