alexametrics

IMAMIKOM Fisip USU Bantu Warga Terdampak COVID-19

loading...
IMAMIKOM Fisip USU Bantu Warga Terdampak COVID-19
Menjelang masuknya Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, IMAMIKOM Fisip USU, menggelar kegiatan sosial dengan membagikan bantuan sembako dan uang tunai kepada warga yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19, Jumat (22/5/2020). (foto:SINDONews/Ist)
A+ A-
MEDAN - Menjelang masuknya Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Ikatan Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi (IMAMIKOM) Fisip USU, menggelar kegiatan sosial dengan membagikan bantuan sembako dan uang tunai kepada warga yang ekonominya terdampak pandemi Corona Virus (Covid-19), Jumat (22/5/2020).

Ketua IMAMIKOM USU Hari Raden mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa empati mahasiswa MIKOM terhadap warga yang terdampak Covid-19 saat ini.

BACA JUGA: Hasil Swab Dosen USU Ditunggu.



"Ini kepedulian kami kepada saudara- saudara kita, baik penderita kanker, pedagang kecil, orang tua jompo, buru cuci dan sopir angkot, penarik becak, mahasiswa kurang mampu, ustad dan tokoh agama yang terdampak Covid-19," kata Raden, Sabtu (23/5/2020).

Dia menjelaskan, sebelum bantuan diberikan, mahasiswa tentunya terlebih dahulu melakukan observasi dengan harapan, bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran sehingga bermanfaat bagi warga yang menerimanya.

Gerakan sosial mahasiswa yang berbagi dengan warga kurang mampu ini, juga mendapat apresuasi dari sejumlah warga yang menerima bantuan, seperti, Ira (70) warga Pulo Brayan dan Sumiati (53) penderita kanker warga Tanjung Anom, Deliserdang.

Gerakan sosial ini juga mendapat dukungan dan motivasi Ketua Mikom Fisip USU Prof. Lusiana A. Lubis dan Sekretaris Prodi Syafruddin Pohan dan pengurus Imamikom.

Menurut Raden, dalam penyaluran bantuan tersebut, pihaknya menerapkan protokol kesehatan covid-19, dengan melakukan jarak, mengenakan masker dan hand sanitizer.

Sementara itu, Lisa Hayati dan Rido Pandapotan mahasiswa MIKOM Fisip USU mengatakan, aksi sosial ini sangat berguna untuk mendapatkan atmosfir kala akan membuat penelitian tesis mereka.

"Selain itu, gerakan sosial ini juga dapat menjadikan mahasiswa untuk lebih peka terhadap lingkungan sosial di sekitarnya, tutur kedua mahasiswa itu.

Menurut mereka, selain mahasiswa MIKOM Fisip USU, aksi peduli ini juga melibatkan Mikom kelas campuran (blended) penerima bantuan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dan kelas paralel yang belajar sore yang bersifat umum.
(zai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak