Kujang Sepasang Dikritik DPRD Jabar, Warga Sumedang Tanggapi Sinis
Minggu, 30 Mei 2021 - 21:46 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, konsep landmark pariwisata Jatigede tersebut akan menggabungkan aspek religi melalui masjid, budaya melalui menara kujang, serta sentuhan teknologi informasi melalui kehadiran museum Jatigede.
Baca juga: Ke Malaysia untuk Jadi TKW, Gadis Cantik Asal Indramayu 16 Tahun Hilang Kontak
Saat ini, proyek senilai Rp100 miliar yang dananya berasal dari bantuan keuangan Pemda Provinsi Jabar sedang memasuki tahap lelang dan akan mulai dibangun Juni 2021. Selain mengidekan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil merancang menara kujang dan masjid tersebut.
Minggu (23/5/2021) lalu, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meninjau langsung lokasi pembangunan Menara Kujang Sapasang . Selain menara, akan dibangun pula masjid dan museum sebagai kolaborasi konsep religi, budaya, dan teknologi informasi.
"Mudah-mudahan dengan selesainya titik landmark tersebut bisa menandai lahirnya kesuksesan pariwisata di Sumedang dan juga di Jabar. Kemudian, nanti ada jembatan karena menghubungkan dua bukit, di bukit akhir berdiri kujang yang sepasang utama dan sepasang skala kecilnya," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.
Baca juga: Tangis Indrawati Pecah, Berharap Suaminya yang Hilang Saat Kebakaran KM Karya Indah Ditemukan
Sedangkan untuk spot unggulan yang ditawarkan dalam kawasan pariwisata tersebut, kata Kang Emil, adalah panorama alam Jatigede yang indah dari atas menara. "Spot unggulannya view alam Jatigede aja, cuma posisinya di atas menara seperti kita naik menara kalau di New York itu Patung Liberty," ungkapnya.
Kang Emil mengatakan, bila pembangunan berjalan lancar, landmark pariwisata tersebut bisa selesai dibangun dan dapat digunakan pada 2022. "Kalau di target Januari 2022 bisa dipergunakan," ucapnya.
Kang Emil juga menegaskan, kawasan pariwisata Jatigede juga merupakan wujud kadeudeuh (kasih sayang) bagi warga Jatigede yang rumahnya masuk genangan waduk dan harus pindah ke tempat lain. " Pariwisata Jatigede adalah kompensasi untuk warga Sumedang yang harus pindah akibat pembangunan infrastruktur Waduk Jatigede," tegas Kang Emil.
Baca juga: Ke Malaysia untuk Jadi TKW, Gadis Cantik Asal Indramayu 16 Tahun Hilang Kontak
Saat ini, proyek senilai Rp100 miliar yang dananya berasal dari bantuan keuangan Pemda Provinsi Jabar sedang memasuki tahap lelang dan akan mulai dibangun Juni 2021. Selain mengidekan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil merancang menara kujang dan masjid tersebut.
Minggu (23/5/2021) lalu, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meninjau langsung lokasi pembangunan Menara Kujang Sapasang . Selain menara, akan dibangun pula masjid dan museum sebagai kolaborasi konsep religi, budaya, dan teknologi informasi.
"Mudah-mudahan dengan selesainya titik landmark tersebut bisa menandai lahirnya kesuksesan pariwisata di Sumedang dan juga di Jabar. Kemudian, nanti ada jembatan karena menghubungkan dua bukit, di bukit akhir berdiri kujang yang sepasang utama dan sepasang skala kecilnya," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.
Baca juga: Tangis Indrawati Pecah, Berharap Suaminya yang Hilang Saat Kebakaran KM Karya Indah Ditemukan
Sedangkan untuk spot unggulan yang ditawarkan dalam kawasan pariwisata tersebut, kata Kang Emil, adalah panorama alam Jatigede yang indah dari atas menara. "Spot unggulannya view alam Jatigede aja, cuma posisinya di atas menara seperti kita naik menara kalau di New York itu Patung Liberty," ungkapnya.
Kang Emil mengatakan, bila pembangunan berjalan lancar, landmark pariwisata tersebut bisa selesai dibangun dan dapat digunakan pada 2022. "Kalau di target Januari 2022 bisa dipergunakan," ucapnya.
Kang Emil juga menegaskan, kawasan pariwisata Jatigede juga merupakan wujud kadeudeuh (kasih sayang) bagi warga Jatigede yang rumahnya masuk genangan waduk dan harus pindah ke tempat lain. " Pariwisata Jatigede adalah kompensasi untuk warga Sumedang yang harus pindah akibat pembangunan infrastruktur Waduk Jatigede," tegas Kang Emil.
(eyt)
Lihat Juga :