Kujang Sepasang Dikritik DPRD Jabar, Warga Sumedang Tanggapi Sinis

Minggu, 30 Mei 2021 - 21:46 WIB
loading...
Kujang Sepasang Dikritik...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil didampingi Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat meninjau lokasi pembangunan Menara Kujang Sapasang di Waduk Jatigede, Minggu (23/5/2021). Foto/Ist.
A A A
SUMEDANG - Adanya penolakan rencana pembangunan Menara Kujang Sepasang, landmark pariwisata di kawasan wisata Panenjoan, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang , Jawa Barat, mendapatkan reaksi keras dari warga Sumedang .

Baca juga: Bidik Pasar Global, Sumedang Dorong Ratusan UMKM Tembus Digital Market

Menara Kujang Sapasang yang bakal dibangun bak patung Liberty di kawasan Waduk Jatigede tersebut, diyakini bakal menjadi ikon kebanggaan warga Jawa Barat, khususnya Sumedang serta masyarakat Jatigede yang terdampak penggenangan waduk.



Reaksi keras disampaikan warga Sumedang menyusul kritikan tajam yang dilayangkan DPRD Jabar, yang menilai Menara Kujang Sapasang tidak tepat dibangun di tengah situasi pandemi COVID-19. Padahal, landmark pariwisata yang digagas Gubernur Jabar, Ridwan Kamil tersebut sudah direncanakan sejak jauh hari sebelum pandemi melanda.

Baca juga: Asyik Pacaran, Pasangan Muda-mudi Tergulung Ganasnya Ombak Pantai Selatan Gunungkidul

"Sumedang sudah memberikan persembahan terbaik bagi Jawa Barat. Manfaat Jatigede, baik penggunaan air baku maupun energi tenaga listrik untuk warga Jawa Barat. Biarlah kami mendapatkan manfaat dari pariwisata melalui pembangunan menara Kujang Sapasang. Jangan ganggu kami!," tegas Ketua Dewan Kebudayaan Sumedang (DKS), Tatang Sobana di Sumedang, Minggu (30/5/2021).

Tatang menegaskan, kujang adalah simbol luhur budaya Sunda dan Sumedang adalah puseur (pusat) budaya Sunda. Karenanya, tegas Tatang, dia dan jajaran DKS sangat mendukung rencana pembangunan Menara Kujang Sapasang.

Baca juga: 10 Terduga Teroris Diringkus di Papua, Salah Satunya Wanita yang Anaknya Berusia 5 Bulan

Reaksi keras lainnya disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sumedang , H Thomas Darmawan. Bahkan, dia menyatakan, DPRD Jabar tak perlu mencari panggung di Sumedang dengan mengkritik pembangunan Menara Kujang Sapasang.

"Saya heran dengan anggota DPRD yang mempermasalahkan pembangunan ini. Padahal, ini adalah program yang diajukan sejak tahun 2000 dan tentu sudah dibahas di dewan. Kenapa baru dipermasalahkan sekarang? Jangan cari panggung di Sumedang !" tegasnya.

Kujang Sepasang Dikritik DPRD Jabar, Warga Sumedang Tanggapi Sinis


"Warga terdampak Jatigede sudah banyak berkorban untuk kepentingan Jawa Barat, saatnya OTD diperhatikan. Salah satu sektor yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian OTD adalah pariwisata. Untuk itu, kami warga OTD sangat mendukung rencana Pak Gubernur untuk membangun menara Kujang Sapasang ," tegas Sridiyanto Wijaya, salah seorang OTD yang juga Ketua Forum Jatinunggal.

Dukungan lainnya datang dari Kepala Desa Jemah, Kecamatan Jatigede, Turyana. Dia juga menegaskan, mendukung penuh rencana Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Bupati Sumedang , Dony Ahmad Munir membangun Menara Kujang Sapasang.

"Atas nama masyarakat Desa Jemah, saya sangat mendukung rencana Pak Bupati dan Pak Gubernur untuk membangun Menara Kujang Sapasang . Menara ini nantinya akan menjadi ikon daya tarik pariwisata," katanya.

Baca juga: Kisah Sawito, Lelaki Blitar yang Ditangkap Kaki Tangan Soeharto Atas Tuduhan Makar

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) DPC Sumedang, Iyan Sofyan Hady pun menyambut baik dan memberikan apresiasi atas prakarsa pembangunan lanmark unik pariwisata di Kabupaten Sumedang itu.

" Sumedang membutuhkan destinasi wisata yang berbeda. Menara Kujang Sapasang ini sangat unik dan menarik. Pengunjung datang untuk happy, selfie, kuliner, belanja dan bawa oleh-oleh," katanya.

Diketahui, konsep landmark pariwisata Jatigede tersebut akan menggabungkan aspek religi melalui masjid, budaya melalui menara kujang, serta sentuhan teknologi informasi melalui kehadiran museum Jatigede.

Baca juga: Ke Malaysia untuk Jadi TKW, Gadis Cantik Asal Indramayu 16 Tahun Hilang Kontak

Saat ini, proyek senilai Rp100 miliar yang dananya berasal dari bantuan keuangan Pemda Provinsi Jabar sedang memasuki tahap lelang dan akan mulai dibangun Juni 2021. Selain mengidekan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil merancang menara kujang dan masjid tersebut.

Minggu (23/5/2021) lalu, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meninjau langsung lokasi pembangunan Menara Kujang Sapasang . Selain menara, akan dibangun pula masjid dan museum sebagai kolaborasi konsep religi, budaya, dan teknologi informasi.

"Mudah-mudahan dengan selesainya titik landmark tersebut bisa menandai lahirnya kesuksesan pariwisata di Sumedang dan juga di Jabar. Kemudian, nanti ada jembatan karena menghubungkan dua bukit, di bukit akhir berdiri kujang yang sepasang utama dan sepasang skala kecilnya," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Baca juga: Tangis Indrawati Pecah, Berharap Suaminya yang Hilang Saat Kebakaran KM Karya Indah Ditemukan

Sedangkan untuk spot unggulan yang ditawarkan dalam kawasan pariwisata tersebut, kata Kang Emil, adalah panorama alam Jatigede yang indah dari atas menara. "Spot unggulannya view alam Jatigede aja, cuma posisinya di atas menara seperti kita naik menara kalau di New York itu Patung Liberty," ungkapnya.

Kang Emil mengatakan, bila pembangunan berjalan lancar, landmark pariwisata tersebut bisa selesai dibangun dan dapat digunakan pada 2022. "Kalau di target Januari 2022 bisa dipergunakan," ucapnya.

Kang Emil juga menegaskan, kawasan pariwisata Jatigede juga merupakan wujud kadeudeuh (kasih sayang) bagi warga Jatigede yang rumahnya masuk genangan waduk dan harus pindah ke tempat lain. " Pariwisata Jatigede adalah kompensasi untuk warga Sumedang yang harus pindah akibat pembangunan infrastruktur Waduk Jatigede," tegas Kang Emil.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Bakal Sulap...
Pramono Bakal Sulap Taman Puring Jadi Taman Difabel Pertama di Jaksel
Jelang Kelulusan, Menpan...
Jelang Kelulusan, Menpan RB Bekali Praja IPDN soal Wajah Baru Pelayanan Publik
Hingga Siang, Ragunan...
Hingga Siang, Ragunan Diserbu 25.870 Pengunjung
Wakapolda Jabar Pimpin...
Wakapolda Jabar Pimpin Langsung Penyekatan Truk Sumbu 3 di Sumedang, 85 Kendaraan Terjaring Operasi Ketupat Lodaya 2026
Taman Semanggi Direvitalisasi,...
Taman Semanggi Direvitalisasi, Anggaran Rp134 Miliar Tak Pakai APBD
Polisi Bongkar Pabrik...
Polisi Bongkar Pabrik Senpi Rakitan di Sumedang, Ini Penampakannya
Merasakan Keunikan Budaya...
Merasakan Keunikan Budaya Mongol Tanpa Keluar Negeri
16 Tempat Wisata Gratis...
16 Tempat Wisata Gratis untuk Pemegang Kartu KJP, dari Ancol hingga Museum
Bangkok Tawarkan Pengalaman...
Bangkok Tawarkan Pengalaman Wellness dan Lifestyle Eksklusif bagi Kreator hingga Wisatawan Dunia
Rekomendasi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved