Gubernur Nova: PAUD HI Investasi Masa Depan Bangsa
Sabtu, 29 Mei 2021 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Gubernur Aceh itu menambahkan, pengembangan sistem pendidikan usia dini yang berkualitas di Indonesia khususnya Aceh sangat perlu dilakukan. Ini ditujukan agar tercipta generasi unggul yang siap menjadi penerus pembangunan bangsa. Oleh sebab itu, Pemerintah Aceh sangat mendukung dan mengeapresiasi terobosan dan inovasi yang dilakukan Bunda PAUD Aceh.
Nova menyebutkan, dalam upaya pengembangan mutu PAUD, ada beberapa catatan penting yang harus diperhatikan yaitu Bonus Demografi yang akan dihadapi Indonesia dalam kurun waktu 25 tahun mendatang.
Pada masa itu jumlah penduduk usia produktif antara 18 - 50 tahun, akan melonjak tajam sebanyak mencapai 70 persen yang diperkirakan akan terjadi di tahun 2045 mendatang.
"Ini bisa membawa dampak positif dan negatif. Positifnya, beban penduduk usia produktif menanggung penduduk usia non-produktif akan lebih rendah. Tapi beban itu akan ringan kalau penduduk usia produktif mampu memanfaatkan potensi yang ada pada dirinya. Jika tidak, bencana sosial akan terjadi karena pengangguran semakin meningkat. Belum lagi munculya berbagai persoalan psiko-sosial," ujarnya.
Dewasa ini, kata Nova, anak-anak cenderung akrab dengan dunia digital yang membuat mereka tumbuh menjadi generasi individualis dan anti-sosial. Kondisi dilematis tersebut juga menjadi perhatian dari PBB sehingga dalam Sustainable Development Goals (SDgs) atau program pembangunan berkelanjutan, lembaga perserikatan itu mendorong semua negara agar memberi perhatian dalam peningkatan kualitas pendidikan di semua tingkatan termasuk PAUD.
Nova menyebutkan, dalam upaya pengembangan mutu PAUD, ada beberapa catatan penting yang harus diperhatikan yaitu Bonus Demografi yang akan dihadapi Indonesia dalam kurun waktu 25 tahun mendatang.
Pada masa itu jumlah penduduk usia produktif antara 18 - 50 tahun, akan melonjak tajam sebanyak mencapai 70 persen yang diperkirakan akan terjadi di tahun 2045 mendatang.
"Ini bisa membawa dampak positif dan negatif. Positifnya, beban penduduk usia produktif menanggung penduduk usia non-produktif akan lebih rendah. Tapi beban itu akan ringan kalau penduduk usia produktif mampu memanfaatkan potensi yang ada pada dirinya. Jika tidak, bencana sosial akan terjadi karena pengangguran semakin meningkat. Belum lagi munculya berbagai persoalan psiko-sosial," ujarnya.
Dewasa ini, kata Nova, anak-anak cenderung akrab dengan dunia digital yang membuat mereka tumbuh menjadi generasi individualis dan anti-sosial. Kondisi dilematis tersebut juga menjadi perhatian dari PBB sehingga dalam Sustainable Development Goals (SDgs) atau program pembangunan berkelanjutan, lembaga perserikatan itu mendorong semua negara agar memberi perhatian dalam peningkatan kualitas pendidikan di semua tingkatan termasuk PAUD.
Lihat Juga :